Aplikasi Selfie BiliScreen ini Dapat Mendeteksi Gejala Kanker Pankreas

 

Pengujian untuk salah satu kanker paling mematikan di dunia bisa dilakukan dengan cara menyenangkan layaknya ketika menggunakan aplikasi baru di smartphone.

BiliScreen adalah gagasan peneliti University of Washington, mereka telah menciptakan cara skrining untuk ikterus di mata seseorang menggunakan kotak cetak 3D dan aplikasi smartphone.

Teknologi ini menggunakan algoritma penglihatan komputer dan machine learning untuk menemukan peningkatan tingkat bilirubin di bagian putih mata sebelum terlihat oleh manusia.

Jika uji coba ini berhasil, maka akan dapat meningkatkan peluang hidup bagi penderita kanker pankreas secara drastis,  sebagian karena faktanya sering terlambat sebelum dapat dideteksi. Penyebab kematian ini adalah akibat terlambatnya dalam mendeteksi gejala kanker ini.

Mahasiswa doktoral Alex Mariakakis, yang mengerjakan aplikasi tersebut mengatakan: “Harapan saya adalah jika orang-orang dapat melakukan tes sederhana ini setidaknya sebulan sekali di rumahnya masing-masing, mungkin saja beberapa diantaranya akan menemukan gejala penyakit ini cukup dini sehingga bisa segera menjalani perawatan sehingga kehidupan mereka dapat terselamatkan”.

Dari hasil uji coba yang dilakukan pada 70 oang ini, akhirnya ditemukan bahwa aplikasi dan kotak cetak 3D untuk mengendalikan kondisi cahaya ini hasilnya 90% lebih akurat dibandingkan dengan tes dengan menggunakan darah. Periset berharap pengujian ini dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Penemuan ini akan dipresentasikan pada konferensi komputasi yang akan datang. Pengembang UbiComp sebelumnya telah menciptakan BiliCam yang telah digunakan untuk mendeteksi penyakit kuning pada bayi yang baru lahir dengan memotret kulit mereka.

Profesor ilmu komputer dan penulis senior Shwetak Patel mengatakan: “Mata adalah pintu gerbang  menuju tubuh yang benar-benar menarik – air mata bisa memberi tahu Anda berapa banyak glukosa yang Anda miliki, sclera dapat memberi tahu Anda berapa banyak bilirubin dalam darah Anda.”

“Pertanyaan kami adalah: Bisakah kita menangkap beberapa perubahan yang mungkin mengarah pada deteksi dini dengan selfie?”

Rekan penulis Dr Jim Taylor mengatakan bahwa studi kecil di awal menunjukkan “janji”.

“Kanker pankreas adalah penyakit yang mengerikan, hingga sat ini tidak ada skrining yang benar-benar efektif,” katanya.

“Tujuan kami adalah untuk membuat orang-orang yang tidak beruntung karena mengidap gejala kanker pankreas menjadi cukup beruntung untuk bisa mendeteksinya sehingga bisa tepat waktunya untuk menjalani operasi yang dapat memberi mereka kesempatan untuk bertahan hidup lebih tinggi.”

By | 2018-01-05T03:37:18+00:00 November 15th, 2017|Articles|