augmented reality

Diluar kemajuan teknologi yang ada saat seperti website dan aplikasi mobile, tentu tidak ketinggalan Augmented Reality yang sedang membooming di Indonesia. Perlu di acungkan jempol bahwa perusahaan mulai terbuka dan mengadopsi teknologi AR yang sedang berkembang saat ini. Tetapi masih banyak kendala kendala yang sepertinya muncul bagi perusahaan untuk menerapkan teknologi augmented reality ini. Seperti yang kita ketahui di Eropa dan negara maju, sudah jauh mengembangkan teknologi ini sampai ke batas yang belum bisa diikuti di Indonesia. Seperti yang terjadi di China, Augmented Reality disana sudah sampai dengan penangkapan kriminal. Di negara Eropa, Augmented Reality dipikirkan untuk membangun infrastruktur atau konstruksi bahkan pengguna jalan biasa menggunakan teknologi AR ini untuk membaca situasi jalan raya dan rambu lalu lintas.

Di Indonesia sekarang ini, masih jauh dari ekspektasi kita, seperti yang kita ketahui di Indonesia, Augmented Reality baru di pergunakan untuk kegiatan promosi. Saat ini pergerakan AR di Indonesia baru dalam tahap pengembangkan dan untuk arah yang lebih maju masih jauh dari yang diharapkan. walaupun seperti itu, ada kesempatan bagi perusahaan AR untuk mengembangkan teknologi mereka di Indonesia dan market yang ingin dicapai masih sangatlah besar.

Menurut nara sumber kami Wiryanatha Wijaya yang merupakan CEO dari perusahaan AR di indonesia yaitu MonsterAR, mengatakan ” Market AR di Indonesia masih sangat besar, dan kesempatan untuk mengeksplor AR di Indonesia masih membutuhkan effort, dikarenakan belum terlalu banyak pengusaha yang mengikuti teknologi ini.” Untuk itu kesempatan memajukan teknologi di Indonesia sangatlah mungkin untuk 5 tahun kedepan dengan AR ini.

Baca juga: 4 Aspek Penting yang Harus Diperhatikan Dalam Pengembangan Augmented Reality di Perusahaan Anda

Menurut Beliau, AR yang dikembangkan di MonsterAR adalah teknologi terdepan dan semua perusahaan butuh untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mengikuti teknologi AR ini. Seperti dalam kegiatan promosi brosur di perusahaan, dengan AR, semua akan lebih praktis, dan bahkan mengurangi biaya promosi yang harus dikeluarkan, katanya.”

Dengan kemajuan teknologi Augmented Reality di Indonesia saat ini, di harapkan bisa membantu untuk lebih maju dan mengikuti perkembangan teknologi dan persaingan dengan negara lain.