Peternakan Indonesia menggunakan IoT untuk meningkatkan daya panen dan juga sistem pemeliharaan yang lebih rapi dan juga secara konsisten melakukan aktivitasnya karena secara otomatis digerakkan oleh sistem IoT. 

IoT sendiri adalah kepanjangan dari Internet of Things yang mempunyai arti suatu konsep di mana sebuah objek dapat memiliki kemampuan untuk mengirimkan data melalui suatu jaringan lewat bantuan sebuah perangkat komputer atau manusia.

IoT bukanlah suatu hal yang asing, dan seiring perkembangannya telah mengalami kemajuan drastis. Bahkan di sebuah daerah di Subang, Jawa Barat, terdapat peternakan ayam di sana yang telah menggunakan IoT untuk mengontrol ternak mereka.

Baca juga: Virtual Reality Membantu Peternak dalam Meningkatkan Kualitas Susu Sapi Perah

illustrasi (datasains.co.id)

Ternyata peternakan di Indonesia sendiri telah menggunakan sistem IoT untuk melakukan kontroling terhadap pemeliharaan ternak mereka. Memang tidak mudah menggunakan teknologi IoT, karena belum banyak infrastruktur yang mendukung untuk dapat mengetahui kondisi ternak, pakan, temperatur suhu ruangan bahkan ternak yang sakit.

Di daerah Subang, Peternakan ayam sudah dilengkapi dengan sensor pengukur suhu dan kelembapan ruangan dengan Thermohygrometer. Secara otomatis suhu ruangan bisa diukur dan diatur sesuai dengan kebutuhan peternakan guna menjaga kesehatan dan produk hasil ternak tetap optimal.

Apabila suhu ruangan terlalu panas, maka kipas otomatis akan menyala untuk mengurangi panas ruangan. Tidak hanya sampai di sana, setiap ternak sudah ditanamkan chip untuk mengetahui kondisi ternak, dan ini mengurangi ternak yang terjangkit penyakit, atau yang mati. Dengan penanaman chip pada hewan ternak, bisa mengurangi angka kematian hewan ternak hingga 80%.

illustrasi (iStock)

Tidak hanya kipas dan thermohygrometer, Genset juga secara otomatis dinyalakan apabila terjadi pemadaman listrik di peternakan. Semua itu dilakukan dengan IoT dan terkontrol, sehingga bisa menghemat biaya operasional karyawan yang pada akhirnya meningkatkan RoI atau keuntungan bisnis. Indonesia telah dapat mengadopsi teknologi IoT dan memanfaatkannya untuk berbagai bidang bisnis termasuk di sektor peternakan. Ke depannya, Indonesia tidak akan kalah dengan pasar luar dalam pemanfaatan teknologi.

MonsterAR selaku perusahaan AR dan VR ternama di Indonesia, juga mempunyai beragam produk serta layanan AR dan VR yang dapat mensukseskan semua kebutuhan promosi ataupun keperluan perusahan lainnya. Tak hanya itu saja, MonsterAR juga mengembangkan berbagai macam aplikasi dan juga software yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan semua bidang industri yang ada. Mau tahu lebih banyak tentang AR dan VR? Hubungi kami di sini ya!