Wujudkan Karya Seni Graffiti Tanpa Merusak Lingkungan Dengan Augmented Reality

Diabad ke-21, masih banyak seniman yang membuat lukisan graffiti dengan menggunakan manual. Tidak sedikit karya para seninman ini dianggap menganggu pemandangan dengan karya seni graffiti yang mereka tampilkan. Dengan perkembangan teknologi, tidaklah mustahil apabila mengungkapkan karya seni graffiti dengan Augmented Reality, dimana seniman pemula dan profesional bisa berkarya dengan graffiti virtual ini. Seperti yang dilakukan game pokemon GO, dimana kita bisa berinteraksi diminta untuk menangkap pokemon yang dimasukan di game AR mereka. Pokemon tersebut bisa ditemui disetiap sudut jalan maupun bangunan.

Prinsipnya sama dengan seniman jalanan yang melukis graffiti, mereka membutuhkan objek atau tempat sebagai background dalam melukis. apabila diimplementasikan dengan AR, seniman jalanan tidak akan susah dalam mewujudkan karya mereka. Grafiti virtual akan memungkinkan seniman pemula untuk menjadi kreatif dan mendorong batas-batas dalam domain publik tanpa merusak pemandangan, memungkinkan pemerintah daerah untuk membersihkan jalan-jalan yang sebenarnya dari graffiti tradisional sementara membiarkan seniman muda memiliki outlet kreatif. seperti akhir 2016, patung digital ditempatkan di dalam Bellevue Arts Museum di negara bagian Washington untuk menunjukkan potensi dari Microsoft Hololens.

Baca juga: SketchAR Akan Membuat Duniamu Menjadi Kanvas

Dengan terwujudnya teknologi yang semakin maju, akan sangat membantu seniman mudah dalam mewujudkan karya mereka terutama di graffiti, tetapi tetap harus di barengkan dengan tradisional tetapi di ruang terbuka yang mendapat ijin dari pemerintah untuk mewujudkan seni graffiti.

By |2018-08-19T13:13:10+00:00March 20th, 2018|Articles, Augmented Reality, Creative|
%d bloggers like this: