Kacamata Pintar dan Masa Depan Augmented Reality

Peluang pasar untuk AR sangat luas, dapat mencakup  mulai dari game, konsumen, arsitek, hingga profesional di bidang kesehatan, yang secara tidak langsung dapat menyerap banyak sekali tenaga kerja di bidang kreatif dan teknologi.

Potensi di bidang teknologi ini didasari oleh fakta bahwa para raksasa di industri teknologi telah berkomitmen untuk terus mengembangkan pemasaran di bidang AR. Misalnya, brand teknologi global seperti Apple, Microsoft, Google, dan Facebook menyediakan tools yang sangat kuat bagi pengembang untuk membuat aplikasi yang menargetkan penggunaan AR.

Ketika adopsi AR mendapatkan momentum dan semakin banyak aplikasi industri yang diluncurkan, beberapa bisnis diharapkan mulai memasukkan kacamata pintar (smart glasses) ke dalam inti sistem Internet of Things (IoT) mereka, sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas pekerja dan memangkas biaya operasional.

iot

Menurut Amy Kwa, manajer regional produk visual di Epson Singapore, “Penerapan AR akan memungkinkan proses bekerja menjadi lebih efisien, dengan meningkatkan realitas pengguna, sehingga mereka dapat, misalnya maintain mesin atau papan listrik yang kompleks dengan cara yang intuitif dan mudah. Mereka akan dapat melihat struktur internal perangkat dan bertindak berdasarkan informasi secara real-time.”

Kacamata pintar memiliki berbagai fitur yang menawarkan pengalaman baru untuk berbagai aplikasi pasar komersial dan industri. Misalnya, smart glasses Moverio terbaru Epson menawarkan video dan dapat menguntungkan beberapa sektor, termasuk perawatan kesehatan.

Kacamata telah terbukti bermanfaat bagi ahli bedah dan dokter, memungkinkan mereka untuk sepenuhnya berkonsentrasi pada pasien mereka dengan membebaskan mereka dari penanganan data secara manual, memungkinkan mereka untuk fokus pada tugas-tugas kompleks.

Kacamata Pintar di Masa Depan

kacamata pintar

Saat kacamata pintar berevolusi menjadi pengalaman yang benar-benar digunakan pengguna untuk berinteraksi setiap hari, salah satu masalah paling penting bagi pengembang perangkat wearable AR adalah faktor bentuk. Kacamata pintar generasi mendatang diharapkan dilengkapi dengan kemampuan Wi-Fi, grafis 3D stereo, dan pemrosesan gambar dan audio yang ditingkatkan.

Pilihan kacamata pintar pengguna akan tergantung pada tujuannya. Pertimbangan utama termasuk kemampuan mereka untuk menyampaikan informasi digital secara tajam dan terbaca, dan juga dari faktor kenyamanan, terutama saat dikenakan berjam-jam.

Untuk digunakan dalam aplikasi seperti perawatan kesehatan atau di museum, galeri dan tujuan wisata, kacamata pintar memiliki manfaat untuk meningkatkan pengalaman keseluruhan bagi pengunjung. Dengan kacamata pintar dan AR, data background tentang apa pun yang dilihat pengunjung dapat ditampilkan secara real time sebagai bagian dari tur yang mereka alami.

Dalam penerapan lain, operator menggunakan kacamata pintar di tempat kerja industri berat yang mungkin panas dan sempit. Dalam situasi seperti ini, sangat penting bagi pekerja untuk tetap fokus karena setiap gangguan dapat menyebabkan masalah keamanan. Kacamata pintar, dalam hal ini, harus dalam bentuk headset, dilengkapi dengan ikat kepala yang kuat, sehingga keamanannya terjamin.

Baca juga: Augmented Reality dan Internet of Things Meningkatkan Kinerja Manusia

Adopsi teknologi AR akan mencapai titik kritis di tahun ini, aplikasi baru yang inovatif akan terus diluncurkan oleh pengembang  untuk menumbuhkan pasar komersial dan konsumen. Setelah komputer pribadi, kemudian internet dan smartphone, AR dan kacamata pintar kemungkinan akan menjadi teknologi transformatif berikutnya di dunia. Sebelum benar-benar menjadi hal yang mainstream dan biasa, inilah saatnya bagi Anda untuk menggunakannya dan menjadikannya senjata utama untuk menopang kesuksesan bisnis Anda.

By |2018-10-19T11:09:57+00:00August 28th, 2018|Articles, Augmented Reality|
%d bloggers like this: