Sebuah sirkus yang berasal dari Jerman menjadi grup sirkus pertama di dunia yang menampilkan hewan dengan teknologi proyeksi hologram 3D dalam pertunjukan aksinya. Alih – alih menggunakan hewan asli, sirkus ini berhasil menciptakan sesuatu yang berbeda di dunia hiburan khususnya pertunjukan sirkus.

Gagasan itu pertama kali muncul oleh pendiri sirkus Roncalli, Bernhard Paul, ketika ia menonton pertunjukan paruh waktu NFL Super Bowl pada tahun 2018.

hologram gajah dari proyeksi 3d

Pada pertunjukan tersebut, Justin Timberlake tampil bernyanyi bersama hologram dari Prince sang legenda musik, yang telah meninggal dua tahun sebelumnya.

Setelah pertunjukan, Bernhard Paul bertekad untuk menemukan cara untuk membuat teknik proyeksi hologram 3D dapat bekerja dalam sirkusnya. Sirkus yang berasal dari Jerman ini telah menjadi yang pertama di dunia yang menggunakan hologram demi tidak menggunakan hewan asli dalam pertunjukannya.

Sirkus Roncalli menjadi penggebrak dunia pertunjukan sirkus pertama yang mampu menyajikan pertunjukan luar biasa dengan menampilkan hewan – hewan dalam proyeksi hologram 3D. Inovasi ini nyatanya mampu meningkatkan antusias penonton meskipun tidak menggunakan hewan asli dalam pertunjukannya.

“Walau demikian Anda masih dapat datang ke pertunjukan Roncalli dan melihat binatang-binatang seperti gajah dan kuda.” “Hanya saja sekarang binatang-binatang itu tidak benar-benar nyata, melainkan sebuah hologram,” kata Sirkus Roncalli dalam pernyataan mereka, yang dikutip dari New York Post.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Jasa Pembuatan Augmented Reality

Hologram fish in the circus

Kini, sirkus tersebut menggunakan 11 proyektor untuk membuat hologram 3D dan proyeksi lainnya dalam pertunjukan mereka dan hasilnya sangat menakjubkan. Banyak penonton merasa puas dengan pertunjukan tersebut, karena unik dan berbeda dengan pertunjukan sirkus konvensional.

Setidaknya untuk membuat pertunjukan tersebut membutuhkan 15 kru desainer dan insinyur perangkat lunak untuk melakukan semuanya.

Pada pertunjukan tersebut, ada beberapa hewan yang beraksi mempertontonkan kebolehannya, mulai dari kuda hologram yang muncul dan beraksi mengelilingi panggung sirkus, serta gajah dan bahkan juga ikan.

Langkah untuk tidak menggunakan hewan dalam sirkus disambut positif oleh banyak aktivis hak-hak hewan karena selama ini banyak hewan yang tidak diperlakukan dengan baik di sirkus. Umumnya para hewan yang biasa tampil dalam sirkus mengalami penyiksaan yang berat selama latihan. Inilah yang menjadi dasar sirkus Roncalli mulai menghentikan pertunjukan hewan asli dan menggantinya dengan proyeksi hologram 3D.


Teknologi hologram dapat menjadikan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


sirkus Roncalli mengatakan fokus mereka adalah pada pertunjukan badut, akrobat dan aksi puitis sejak awal sehingga ini merupakan transisi yang cukup mudah. Penonton tetap bisa menikmati semua pertunjukan sirkus seutuhnya meskipun tanpa pertunjukan hewan asli.

Beberapa waktu lalu pemerintah Inggris juga telah mengeluarkan peraturan yang melarang grup sirkus menggunakan hewan liar dalam pertunjukan. Hal  ini dilakukan demi keselamatan hewan itu sendiri dan para pihak yang terlibat di dalamnya, demi menghindari kejadian – kejadian yang tidak diinginkan. Tidak sedikit pula terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh hewan buas karena faktor ketidaksengajaan karena manusia tidak bisa sepenuhnya mengerti insting hewan.

Pertunjukan sirkus luar biasa ini tentunya menjadi ide inovatif yang sudah seharusnya diikuti oleh beberapa grup sirkus di dunia. Tertarik untuk menonton pertunjukan sirkus dengan teknologi proyeksi hologram 3D?