5G merupakan teknologi seluler generasi terbaru yang akan merevolusi kecepatan koneksi internet dan membawa teknologi IoT (Internet of Things) ke level yang sama sekali berbeda. Di balik kedigdayaan teknoloinya, dibutuhkan instalasi rumit terlebih dahulu untuk bisa di gunakan sebagai jaringan Wi-Fi. Teknologi Augmented Reality bisa menjadi solusi instalasi jaringan 5G secara mandiri dan aman tanpa bantuan petugas teknisi jaringan, terutama di saat pandemi COVID-19 saat ini.

Contoh kasus penggunaannya seperti yang dilakukan oleh Verizon, perusahaan telekomunikasi berbasis di Amerika yang menawarkan produk dan layanan nirkabel. Verizon awalnya meluncurkan teknologi seluler generasi selanjutnya ini sebagai solusi broadband berkecepatan tinggi, menjanjikan kecepatan rata-rata 300Mbps hingga kecepatan data di titik puncak mencapai 1Gbps. Sayangnya, pembangunan jaringan dan penginstalan lokal menjadi batasan, sehingga perusahaan saat ini mengatasi salah satu masalah tersebut melalui Gateway Internet 5G.

Perangkat broadband nirkabel all-in-one memungkinkan pemilik bisnis kecil dan pengguna individu untuk mengakses jaringan 5G berkecepatan tertinggi Verizon tanpa bantuan dari pemasang, satu lagi langkah maju yang disambut baik untuk teknologi gelombang milimeter. Pelanggan yang mungkin memerlukan kunjungan terjadwal dari teknisi jaringan untuk menyiapkan layanan broadband 5G sekarang dapat menangani penginstalan sendiri menggunakan aplikasi Augmented Reality untuk pengaturan dan instalasi mandiri. Ini hampir serupa dengan solusi turnkey yang memungkinkan untuk layanan mmWave “fixed 5G” seperti yang belum pernah ada sebelumnya.

jaringan 5g ar

image source: verizon

Baca juga: Mainan Augmented Reality Untuk Memaksimalkan Potensi Belajar Anak

Dirancang untuk meminimalkan jejak perangkat keras dalam kantor kecil atau rumah, Gateway Internet 5G menggabungkan modem 5G dan router Wi-Fi dalam satu kotak plastik putih, daripada menggunakan bagian terpisah yang terhubung melalui kabel. Setelah memuat aplikasi pemasangan Verizon, pengguna dipandu untuk memasang satu kotak di dalam ruangan baik di dinding atau jendela, memastikan bahwa sinyal 5G tersedia sebelum menggunakan braket perekat yang disertakan untuk mengamankan Gateway di suatu lokasi. Kotak dapat diputar pada braket untuk kekuatan sinyal mmWave yang optimal, kemudian dikunci pada sudut tertentu untuk jaminan cakupan.

Dengan rumitnya prosedural dalam mengubah sinyal mmWave jaringan 5G berkecepatan tinggi menjadi Wi-Fi yang dapat digunakan di seluruh rumah dan bisnis kecil, dibutuhkan solusi untuk bisa menyampaikan dan mengajarkan semua proses tersebut kepada pelanggan untuk instalasi mandiri, dimana ini penting karena dapat memangkas pengeluaran untuk gaji teknisi jaringan. Augmented Reality menjadi solusi untuk instalasi jaringan 5G mandiri yang efektif serta hemat waktu dan biaya.


Augmented Reality menjadikan pelatihan lebih hemat biaya, efisien, dan tanpa risiko cidera

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami