Berdasarkan penelitian dari ARTillery Intelligence, pendapatan AR mobile global diproyeksikan tumbuh dari 6,87 miliar USD pada tahun 2020 menjadi 26,05 miliar USD dengan CAGR 30,5 persen. Jumlah ini didapat dari pengeluaran konsumen di tambah perusahaan AR seluler dan subsegmen pendapatannya.

Salah satu faktor yang selalu menjadi sinyal kepercayaan untuk AR mobile adalah ukuran dasar smartphone yang dipasang. Dibandingkan dengan perjuangan berat yang dihadapi kacamata pintar AR, AR mobile lebih mudah tersebar karena perangkat kerasnya yang ada di mana-mana.

Tetapi yang lebih penting daripada basis ponsel cerdas adalah pangsa yang berkembang dari subdivisi smartphone yang dapat menjalankan pengalaman AR, karena perangkat yang mendukung AR semakin terfragmentasi oleh beberapa platform termasuk aplikasi sosial media dan AR web seperti contohnya filter di instagram dan tiktok. Sehingga, berapa banyak perangkat yang kompatibel dengan AR tidaklah penting lagi karena perangkat apa pun kemungkinan besar sudah kompatibel dengan banyak platform AR.

Perangkat yang kompatibel menjalankan web AR saja mencapai angka 3,06 miliar, di tambah Spark AR dari Facebook diproyeksikan memiliki 1,6 miliar smartphone yang kompatibel menjalankan AR, diikuti oleh ARkit (1,25 miliar), TikTok (1,05 juta), ARCore (891 juta), dan Snapchat (515 juta). Semua angka ini mewakili perkiraan data di akhir tahun.

ar mobile statistic

Image credit: ARTillery Intelligence

Kompatibilitas & Korelasi

ARTillery Intelligence memperkirakan bahwa perangkat AR aktif pada akhir 2021 akan berjumlah 802 juta. Ini diproyeksikan akan tumbuh menjadi 1,67 miliar pada tahun 2025 karena siklus perangkat keras yang lebih maju, dan karena AR menyesuaikan diri secara budaya. Tetapi penting untuk dicatat bahwa tidak selalu ada korelasi antara peringkat kompatibilitas dan peringkat penggunaan aktif. Misalnya, keunggulan kompatibilitas AR web dicocokkan dengan penggunaan aktif yang tertinggal.

Baca juga: Manfaat Augmented Reality, Tingkatkan Omzet Bisnis dan Produktifitas

TikTok memiliki jangkauan yang menjanjikan namun pengembangan AR kurang begitu diperhatikan. Lensa Snapchat sebaliknya memiliki kompatibilitas terendah di antara platform (515 juta) tetapi penggunaan bulanan aktif tertinggi (309 juta). Ini memberikan rasio terbesar pengguna AR per perangkat yang kompatibel.

Posisi facebook berada di tengah dengan pendekatan AR yang beragam (Umpan Berita, Messenger, Portal). Tetapi Instagram bisa menjadi jawara sesungguhnya dengan kecocokan budaya dengan pengguna kamera depan, dan monetisasi alami dengan kasus penggunaan penemuan produknya.

Terakhir, pencarian visual — sebagai total kolektif dari Google Lens, Pinterest Lens, Snap Scan, dan lainnya — berperingkat baik dengan 1,6 miliar perangkat AR yang kompatibel dan lebih dari 400 juta pengguna aktif.

Image credit: ARTillery Intelligence

Kesimpulan

Setelah melihat ekspansi pasar AR melalui semua platform di atas, pertanyaannya adalah apakah itu hal yang baik atau tidak? Ini bisa menjadi hal yang baik karena memotivasi investasi, yang pada akhirnya mempercepat pertumbuhan industri AR. Faktanya, salah satu sinyal kepercayaan terbesar untuk AR adalah investasi puluhan miliar yang dilakukan oleh raksasa teknologi untuk terlibat dalam industri AR.

Dari semua data di atas kita bisa melihat bahwa Augmented Reality khususnya AR mobile adalah teknologi masa depan, dimana banyak perusahaan teknologi raksasa berlomba untuk berinvestasi.


Pemasaran produk lebih powerful dan efektif melalui teknologi AR dan VR

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami