Apakah teknologi Hologram hanya mimpi? Tentu tidak, teknologi keren dan super canggih ini sudah ada di Indonesia. Dengan hadirnya Hologram Indonesia membuat masyarakat ingin mencoba dan melihat pengalaman baru dengan teknologi Hologram.

Tapi apakah Anda sudah tau apa itu Hologram? Hologram adalah sebuah teknologi fotografi yang merekam cahaya, dan tersebar dari suatu objek lalu menampilkannya dalam bentuk 3 dimensi. Gambar 3 dimensi dapat dilihat sampai 360 derajat dan bergerak serta bersuara. Fungsi dari hologram adalah dapat menyampaikan informasi baik secara realtime. Teknologi hologram dikembangkan untuk membantu manusia dalam berkomunikasi.

Image result for hologram history

Untuk mencobanya dan mempelajari Hologram, Anda harus mengetahui sejarah teknologi ini. Hologram dikembangkan sejak akhir tahun 1940-an oleh fisikawan asal Hungaria, yaitu Dennis Gabor. Dennis tidak sengaja menemukan teknik holografi ini dalam penelitiannya, dimana dia sedang mengembangkan mikroskop elektron, lalu ternyata menjadi pondasi holografi modern.  Dan holografis bentuk 3D pertama kali diproduksi pada tahun 1960-an setelah sinar laser ditemukan oleh ilmuwan Uni Soviet, bernama Yuri Denisyuk.

Teknologi Hologram di Indonesia

Di Indonesia, Hologram belum beredar luas. Namun dengan hadirnya MonsterAR, teknologi ini akan terus meluas dan menyebar di Indonesia. Pada dasarnya dibuat teknologi – teknologi baru ini adalah untuk memudahkan pekerjaan, membuat pengalaman yang berbeda dan menarik, tidak menghabiskan banyak waktu, serta sebagai hiburan.

Kelebihan Hologram adalah dapat berkomunikasi langsung tanpa batas kendala jarak, dapat mempermudah media massa, khususnya media massa elektronik dalam penyampaian informasi. Terakhir adalah ditampilkan dengan bentuk 3D, telekonferesi atau video konferensi. Dengan begitu pengguna akan merasa seperti berkomunikasi secara real time dan lebih nyata, walaupun jarak jauh.

Baca Juga : Pengenalan Museum Digital di Indonesia

Hologram memiliki karakteristik yang unik. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Cahaya yang sampai ke mata pengamat, yang berasal dari gambar yang direkonstruksi dari sebuah hologram adalah sama dengan yang apabila berasal dari objek aslinya. Seseorang, ketika melihat gambar hologram, dapat melihat kedalaman, paralaks, dan berbagai perspektif berbeda seperti yang ada pada skema pemandangan yang sebenarnya.
  • Hologram suatu objek yang tersebar bisa direkonstruksi dari bagian kecil hologram. jika sebuah hologram pecah berkeping-keping, masing-masing bagian dapat digunakan untuk mereproduksi lagi keseluruhan gambar.
  • Walau bagaimanapun, penyusutan dari ukuran hologram, dapat menyebabkan penurunan perspektif gambar, resolusi, dan tingkat kecerahan dari gambar.
  • Dari sebuah hologram dapat direkonstruksi dua jenis gambar, biasanya gambar nyata (pseudoscopic) dan gambar maya (orthoscopic).
  • Sebuah hologram tabung bisa memberikan pandangan 360 derajat dari objek.
  • Lebih dari satu gambar independen yang dapat disimpan dalam satu pelat fotografiyang sama yang bisa dilihat satu per satu dalam satu kesempatan.

Dengan hadirnya hologram, tentunya akan membuat segala kesulitan menjadi lebih mudah. Bisnis menggunakan Hologram juga sangat menguntungkan, karna masyarakat Indonesia suka dengan hal baru dan pengalaman yang berbeda. Hologram di Indonesia bisa digunakan pada dunia pendidikan, media iklan, bidang kesehatan, pemerintahan dan masih banyak lagi lainnya.