Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) adalah teknologi yang banyak diminati oleh brand sebagai strategi pemasaran produk belakangan ini. Teknologi AR dan VR memberikan hal baru dan menarik bagi masyarakat, dengan manfaatnya yang luar biasa dalam berbagai bidang dan industri.

Bagaimana Cara AR Bekerja?

Ketika pengguna memindai pemicu AR berupa marker menggunakan gadget seperti smartphone dan tab, aplikasi AR akan mencari pola gambar atau video untuk ditampilkan melalui tampilan dari kamera perangkat. Saat orang tersebut memindahkan perangkat, overlay AR juga akan bergerak, memungkinkan pengguna untuk melihat informasi yang diproyeksikan dari sudut yang berbeda.

Teknologi AR sendiri memiliki tujuan untuk membawa objek virtual dan menghidupkannya ke dunia nyata secara real time. AR mampu memperlihatkan dan memberikan cara menarik bagi pemasar untuk menjangkau target pasar mereka  dengan cepat, mudah dan sangat interaktif. 

Masa depan AR sebagai strategi pemasaran produk sangat terbuka luas, terlebih AR mampu menjelaskan informasi dari suatu produk kepada calon pelanggan dengan sangat lengkap dan menarik. Berbagai perusahaan dan brand telah banyak memanfaatkannya dan sukses dalam penerapan marketing AR

Keunggulan Strategi Pemasaran Produk Melalui AR

Image Source : marketingtechnews

1. Meningkatkan Brand Awareness (Kesadaran Merek)

Kampanye pemasaran melalui teknologi AR membantu meningkatkan kesadaran akan merek Anda dengan menumbuhkan faktor “WOW”, membuat pelanggan Anda dan media membicarakan merek Anda dan menjadikannya viral. AR sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran merek karena teknologi ini relatif baru dan pengalaman berinteraksi dengan merek melalui AR masih merupakan pengalaman baru bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia saat ini.

2. Meningkatkan Engagement (Keterlibatan Pelanggan)

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh blippar, kampanye pemasaran melalui media AR rata-rata menghasilkan keterlibatan audiens selama 75 detik. Sementara, media konvensional seperti iklan di radio dan TV hanya 2,5 detik. Apalagi billboard, orang belum tentu mau melirik. Sehingga jelas, AR memiliki keunggulan dalam daya tarik hingga 30 kali lipat dibanding media konvensional.

3. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Penggunaan teknologi AR sebagai media pemasaran digital dapat meningkatkan pengalaman pelanggan, karena pelanggan Anda mendapatkan lebih banyak informasi yang tersedia, lebih pasti dalam mengambil keputusan, dan menyelesaikan transaksi dengan kecepatan yang lebih tinggi.

4. Membawa Digital ke Dunia Nyata

Yang menjadikan Augmented Reality istimewa adalah kemampuannya untuk menghubungkan promosi pemasaran digital Anda dengan pengalaman fisik pelanggan dengan cara-cara baru dan inventif. AR menjembatani saluran pemasaran tradisional dengan pemasaran digital. AR juga memungkinkan Anda untuk mengubah iklan fisik atau brosur statis menjadi pengalaman digital, yang dapat dengan mudah dihubungkan dengan strategi pemasaran digital untuk brand Anda.

Strategi Pemasaran Produk Alternatif Untuk Selamat Dari Pandemi

Diberlakukannya peraturan PSBB mengancam keberlangsungan bisnis konvensional karena membatasi aktivitas masyarakat khususnya yang melibatkan kerumunan. Ini menjadi tantangan luar biasa bagi tenaga pemasaran produk dimana mereka di tuntuk berpikir kreatif menggunakan media pemasaran produk alternatif untuk menjangkau audiens tanpa memerlukan kontak fisik dan tatap muka.

Baca juga: Strategi Pemasaran Saat Covid, Butuh Teknologi AR dan VR

Semua media konvensional seperti brosur dan bilboard menjadi tidak berarti lagi, sehingga menuntut untuk beralih ke digital. Hanya ada dua pilihan, berubah, atau tergilas. Ini berlaku tidak terbatas hanya dalam bidang pemasaran saja, produktifitas kerja pun jadi terancam karena tidak bisa melakukan kolaborasi kerja dengan tim seperti biasanya.

Pertanyaannya adalah, teknologi digital jenis apakah yang dapat memberikan dampak positif bagi kelangsungan pemasaran produk?

Walau teknologi digital merupakan solusi, namun pengalaman produk yang di dapat oleh audiens dirasa kurang karena tidak melihat dan merasakan produk secara langsung.

strategi pemasaran produk properti

Melalui teknologi VR, calon pembeli dapat merasakan pengalaman produk secara nyata dan mendalam. Contohnya dalam bisnis property, dimana Anda dapat membawa calon pelanggan memasuki dan menjelajahi interior unit properti yang Anda jual. Virtual Reality memberikan pengalaman produk nyata dan mendalam, bahkan sebelum produk di bangun.

Selain sebagai teknologi pemasaran, VR juga memiliki keunggulan tidak terbantahkan sebagai media pelatihan keselamatan kerja aman dan hemat biaya. Bagaimana tidak, pengguna hanya cukup melakukan investasi teknologi dan perangkat VR saja, yang dapat di rancang khusus sesuai kebutuhan dan digunakan kapan pun, dimanapun, dan terus menerus tanpa batas.

Image source: ikea

Berbeda dengan VR, alih-alih membawa penggunanya ke dunia virtual, teknologi Augmented Reality (AR) menghamparkan objek virtual ke dunia nyata seolah berada di sekitar pengguna.

Contoh penggunaan AR sebagai strategi pemasaran produk adalah Ikea dengan Ikea Place nya, dimana calon pembeli dapat mensimulasikan penempatan furniture di dalam rumah melalui aplikasi AR khusus. Manfaatnya sangat jelas terasa. Pengguna bisa menempatkan furniture pilihannya di dalam rumah dengan ukuran nyata, serta bebas memilih warna dan model yang di inginkan.

Kasus penggunaan lainnya adalah Shutterstock, yang menggunakan AR untuk simulasi pemasangan wallpaper di lantai atau dinding rumah. Tidak ada lagi kesalahan dalam memilih dan membeli produk, berkat Augmented Reality.

Penerapan Teknologi AR Dalam Event di Indonesia

Teknologi AR merupakan media sempurna untuk jelaskan detail produk / layanan bisnis Anda kepada target pelanggan / klien, bahkan tanpa perlu bertatap muka, dengan jangkauan audiens tak terbatas, dan bisa bekerja 7x 24 jam bahkan ketika Anda sedang tidur.

Untuk penyelenggaraan event Pre-Launching RENO, seri terbaru dari OPPO, MonsterAR mendapat kesempatan untuk membuat 3 aplikasi AR yang di rancang khusus sesuai dengan tujuannya masing-masing.

Baca juga: Sewa VR Untuk Event di Jakarta, Tingkatkan Omset Bisnis Anda

Pertama adalah sebuah game AR artistik dimana pengguna ditugaskan untuk mengumpulkan huruf R E N O. Setelah terkumpul, pengguna bisa memilih background sesuai keinginan, kemudian hasilnya bisa di simpan dan jadikan sebagai wallpaper atau dibagikan di media sosial.

Aplikasi AR yang kedua berfungsi sebagai media edukasi produk. Cara menggunakannya adalah dengan menyorot brosur RENO menggunakan kamera AR yang akan menampilkan detail dari bagian-bagian smartphone tersebut lengkap dengan video penjelasannya masing-masing.

Dan yang ketiga adalah AR invitation Pre-Launch yang diberikan khusus kepada mereka yang melakukan Pre Order OPPO RENO Series.

MU Weber adalah salah satu brand mortar instant ternama yang menggunakan teknologi AR untuk edukasi pengguna tentang produk-produknya.

melalui AR, MU Weber bisa jelaskan dengan detail tentang masing-masing produk yang dimiliki dengan lebih mudah dan efisien, mulai dari jenis dan kemasan produk, cara penggunaan, hingga keunggulannya masing-masing semua bisa tersampaikan dengan seksama melalui AR, bahkan tanpa perlu bertatap muka sekalipun dan dapat bekerja 7×24 jam, selama pengguna memiliki akses ke aplikasi.

MonsterAR dipercaya oleh Djarum MLD untuk membuat sebuah activation berupa Flying Simulator Jet VR dengan tema MLDare2Play. Flying Simulator Jet ini merupakan sebuah game VR dimana pemain dapat merasakan secara langsung bagaimana sensasi terbang layaknya pesawat Jet.

Tidak seperti bermain game di console, karena disini menggunakan headset VR maka sensasi terbang yang dirasakan benar-benar nyata. Flying Simulator Jet VR ini merupakan salah satu wahana yang menarik banyak sekali perhatian. Para pengunjung banyak yang mengantri untuk mencoba memainkan simulator VR ini. Tidak heran, karena Flying Simulator ini bisa dibilang merupakan hal yang baru di Indonesia, bahkan di dunia sendiri termasuk masih jarang ditemui.

MonsterAR berkesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam event Rookie Fight, gelaran tinju terbesar di Indonesia tahun ini. Kami bermitra dengan Nina Wijoyono Promotion, promotor sekaligus penyelenggara event ini.

Di sini, kami menyediakan sebuah game boxing VR yang seru untuk menemani para pengunjung dan petinju di waktu jeda istirahat pertandingan, dengan mengusung tema “Beat The Game”.

Baca juga: 15 Brand Ternama ini Jadi Contoh Sukses Dalam Penerapan Marketing AR

Kesimpulan

Teknologi AR dan VR masih dalam masa pertumbuhan, dan memiliki kemungkinan hampir tak terbatas yang mampu disajikannya. AR memiliki potensi sangat besar yang tidak hanya dimanfaatkan untuk strategi pemasaran produk, namun juga bisa menjangkau berbagai bidang mulai dari simulasi dan pelatihan, meningkatkan produktivitas kerja, hingga perawatan kesehatan.

Di tahun 2012 saja unduhan aplikasi AR telah mencapai 188 juta unduhan, dan tentu di tahun ini dan berikutnya akan lebih banyak lagi. Perusahaan seperti Google dan Facebook terus mengembangkan teknologi penampil AR dan pengembang aplikasi terus memperbaiki perangkat lunak. Jadi tidak dapat dipungkiri bahwa AR akan terus berkembang di masa yang akan datang.


AR dan VR tingkatkan brand image dan angka penjualan produk

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !