Bandara Aeroporti di Italia menggunakan alat deteksi suhu tubuh dengan teknologi AR untuk menanggulangani penyebaran dan penularan wabah virus COVID-19.

Bandara adalah salah satu tempat paling berisiko terjadinya penularan virus COVID-19. Karena, kita tidak pernah tahu dan tidak bisa menjamin apakah para pendatang dari Negara lain benar-benar bersih dari virus corona atau tidak. Walau demikian, di Indonesia sendiri saat ini belum dilakukan lockdown sepenuhnya untuk area bandara, sehingga dibutuhkan penanganan yang serius untuk menekan penyebaran virus seminimal mungkin.

Nah! Di bandara Aeroporti Roma-Fiumicino, Italia melakukan sebuah terobosan berani dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai solusi untuk menangani permasalahan covid. Mereka menggunakan KC N901 Smart Helmet, sebuah alat deteksi suhu tubuh dengan teknologi AR. Karena gejala terjangkitnya virus corona diawali dari suhu tubuh yang meningkat, teknologi pemindai suhu tubuh memiliki peran yang sangat penting dalam memerangi penyebaran COVID-19 yang mewabah di dunia beberapa bulan terakhir ini. Sehingga, inovasi ini bisa menjadi solusi untuk membantu petugas di lapangan dalam menanggulangani penyebaran virus lebih mudah dan efisien.

Bagaimana caranya?

Dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal China, KC N901 Smart Helmet menampilkan gelombang warna yang mampu mendeteksi suhu tubuh internal pada jarak sekitar 2,5 – 4,5 meter. Hamparan AR menampilkan berbagai informasi suhu berdasarkan pada dua pengaturan pengguna: mode single person yang menampilkan pembacaan suhu secara individual dan mode “Large Crowd”, yang menampilkan peta suhu panas secara real-time yang menunjukan pembacaan suhu maksimal dari banyak pelancong secara bersamaan. Headset AR ini bahkan dapat ditambatkan ke kamera optik tradisional dan dipasangkan dengan perangkat 5G, WiFi, dan Bluetooth untuk pengenalan wajah secara real-time.

alat deteksi ar italia

Penggunaan KC N901 Smart Helmet di Bandara

Suhu abnormal apa pun yang terdeteksi akan secara otomatis memicu alarm sonik dan visual yang memperingatkan pihak berwenang di sekitar tempat kejadian dan dapat menakut-nakuti siapa pun di sekitarnya. Walau cara memperingatkannya yang membuat orang di sekitar panik, tetapi cara tersebut terkadang diperlukan untuk membuat orang-orang lebih waspada akan situasinya sendiri dan orang di sekitarnya.

Baca juga: Penggunaan Game AR Sebagai Upaya Untuk Mempromosikan Pariwisata

Menurut pihak Aeroporti, saat ini ada tiga headset N901 yang digunakan sebagai bagian dari keamanan bandara. Pasar untuk teknologi pemindaian termal diperkirakan akan meningkat secara dramatis sepanjang sisa tahun ini dan memasuki tahun 2021 karena lebih banyak perusahaan mulai menggunakan teknologi dalam kegiatan operasional sehari-hari mereka.

Lalu, bagaimana dengan Bandara di Indonesia. Apakah sudah siap untuk mengikuti langkah Aeroporti dan menerapkan teknologi alat deteksi suhu tubuh dengan teknologi AR ini?

Klik tombol di bawah ini untuk konsultasi seputar solusi penerapan teknologi untuk bisnis Anda.


Augmented Reality media efektif untuk pemasaran dan branding bisnis Anda

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami