Cara bisnis beroperasi terus berubah, mulai dari industri 1.0 dimana segalanya serba manual hingga kini telah berkembang menjadi industri 4.0 bahkan 5.0. Alasan terjadinya perkembangan tersebut tentu untuk mencapai produktifitas kerja hingga omzet bisnis yang lebih optimal. Dengan manfaat Augmented Reality (AR) yang begitu luar biasa, menjadikannya sebagai salah satu solusi teknologi di industri 5.0.

Beragam industri dan bidang pekerjaan yang mengadopsi AR sebagai teknologi perkantoran telah membuktikan manfaatnya yang luar biasa, mulai dari optimalkan produktifitas kerja, tingkatkan branding, hingga tingkatkan angka penjualan dan omzet bisnis. Teknologi imersif ini juga dapat menjadi solusi dalam menghadapi pandemi COVID-19 melalui remote assistance atau bantuan kerja jarak jauh.

Berikut adalah beberapa industri dan bidang pekerjaan yang diuntungkan oleh penyedia jasa Augmented Reality:

1. Logistik atau Jasa Kurir

Di saat pandemi COVID-19, logistik atau jasa kurir adalah salah satu bisnis yang semakin booming dan laris manis. Ini terjadi karena masyarakat lebih memilih berbelanja online alih-alih datang ke toko guna menghindari kontak fisik demi menghindari risiko terpapar corona virus. Bisnis ini pun dituntut untuk bekerja lebih cepat dan efisien dalam melayani pelanggan. Manfaat Augmented Reality dalam jasa kurir dapat membantu mempercepat proses kerja dan meningkatkan omset bisnis dalam jangka panjang.

Penerapan AR dalam logistik atau jasa kurir yang paling umum adalah di gudang logistik. Fitur AR ini digunakan untuk mengetahui jadwal & status pengiriman yang akan ditampilkan di setiap paket dengan cara memindai barcode yang menempel pada paket tersebut. Fitur ini terintegrasi dengan aplikasi pengguna, sehingga penerima paket dapat melacak status paket yang akan mereka terima.

Petugas gudang logistik tidak perlu lagi memilah paket satu persatu. Dengan bantuan AR,  cukup arahkan kamera smartphone ke paket-paket di gudang logistik, yang kemudian akan menampilkan informasi yang lengkap di layar smartphone mulai jenis paket, berat paket, jumlah paket, jadwal pengiriman paket, lokasi tujuan pengiriman, progress pengiriman paket, dan sebagainya.

2. Branding dan Pemasaran

Mulai dari Starbucks, Adidas, Burger King, Coca-Cola, dan banyak lagi brand lainnya telah menerapkan AR sebagai tools untuk branding bisnis. Untuk contoh penerapannya di Indonesia adalah OPPO. MonsterAR telah membuat 3 aplikasi dan game AR untuk penyelenggaraan event Pre-Launching RENO, seri OPPO yang terbaru pada saat itu.

Aplikasi AR yang pertama adalah sebuah game artistik dimana pemain ditugaskan mengumpulkan huruf RENO. Setelah berhasil mengumpulkan semuanya, pemain bisa memilih background sesuai yang di inginkan, untuk kemudian bisa disimpan dan dijadikan sebagai wallpaper atau dibagikan ke media sosial. Aplikasi AR yang kedua adalah untuk edukasi produk yang menampilkan detail dari bagian-bagian smartphone RENO lengkap dengan video penjelasannya masing-masing. Dan aplikasi AR yang ketiga adalah AR invitation Pre-Launch yang diberikan khusus kepada mereka yang melakukan Pre Order OPPO RENO Series.

Event tersebut sukses menarik perhatian orang-orang sekitar, sehingga citra brand OPPO terus di ingat dan melekat di pikiran masyarakat dalam jangka waktu yang lama.

3. Teknologi Pendidikan

manfaat augmented reality di sekolah

Dengan mewabahnya corona virus atau COVID-19, pembelajaran jarak jauh telah menjadi metode pengajaran utama, yang berdampak pada lebih dari 1,3 miliar siswa di 186 negara (Sumber: Unesco). Solusinya adalah dengan implementasi digitalisasi sekolah.

Bahkan sebelum COVID-19 melanda, sudah terdapat pertumbuhan adopsi yang tinggi dalam teknologi pendidikan khususnya AR/VR, dengan investasi edtech global mencapai 18,66 miliar USD pada tahun 2019, dan keseluruhan pasar untuk pendidikan online diproyeksikan mencapai 350 Miliar USD pada tahun 2025 (Sumber: Business Insider).

Metode pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) sangat penting dalam perkembangan anak usia dini, karena metode pelajaran ini menekankan pada pembelajaran aktif, dan menstimulasi anak dalam memecahkan suatu masalah. Namun, mengajar pembelajaran STEM dapat menjadi sulit bagi para guru karena terdapat banyak konsep yang abstrak dan sulit untuk dijelaskan dengan tepat (misalnya struktur molekul, kimia atau 3D geometris).

Salah satu manfaat Augmented Reality sebagai media pembelajaran adalah dapat membantu dalam melakukan eksperimen sains, dimana melakukannya dengan cara konvensional sering kali mahal karena membutuhkan banyak peralatan, bahan, dan langkah-langkah keselamatan bagi guru dan siswa. AR dapat menampilkan simulasi laboratorium virtual di ruang kelas, dimana siswa dapat berinteraksi dengan materi virtual dengan aman dan tidak mahal biaya.

4. Tingkatkan Pengalaman Berbelanja Online

manfaat augmented reality di marketplace

Teknologi AR dapat memberikan visualisasi produk secara nyata ketika berbelanja online, memungkinkan mencoba secara virtual di lingkungan nyata pengguna sebelum membeli produk. Contohnya adalah dengan menempatkan visualisasi 3D aksesoris cincin di jari, atau menempatkan furnitur di dalam rumah pengguna, yang berarti meningkatkan pengalaman berbelanja lebih nyata dan mendalam.

Baca juga: Teknik Pemasaran Produk Efektif Melalui Teknologi AR / VR

Tidak sampai di situ saja, Anda juga bisa menambahkan fitur mini games di dalam aplikasi berbelanja dengan sistem loyalty poin yang dapat sangat membantu dalam hal branding. Dengan beberapa permainan yang bersifat adiktif dan sistem poin yang dapat memberikan reward tertentu, akan menarik pengunjung untuk aktif menggunakan platform berbelanja online Anda. Menjadikan pengunjung betah berlama-lama dan terus kembali untuk menambah poin. Salah satu contoh penerapannya adalah yang dilakukan oleh Shopee melalui goyang shopee dan game dengan filter AR.

gamifikasi marketplace

Pandemi COVID-19 tentu berdampak terhadap hampir semua bisnis, dan siapa cepat beralih ke digital, dialah yang akan unggul di antara bisnis lainnya yang terlambat. Inilah saatnya bagi Anda untuk bergerak.

5. Sektor Produksi dan Perakitan Produk

manfaat augmented reality di pabrik

Dalam sektor produksi, AR memiliki berbagai manfaat. Selain di satu sisi dapat membantu dalam prototipe R&D dan menguji desain dalam lingkungan nyata yang realistis,  AR juga dapat membantu dalam perakitan produk lebih efisien, hingga membantu sebagai teknologi pelatihan kerja lebih aman dan hemat biaya.

Contohnya adalah BMW Group yang menggunakan kacamata AR dan aplikasi khusus untuk mempercepat pembuatan prototipe kendaraan dan suku cadang mobil. Aplikasi khusus ini difokuskan untuk membantu menentukan desain mana yang paling cocok dengan rangka mobil dalam berbagai sudut dan metode. Ini juga mengukur waktu perakitan teoritis untuk lebih mudah menemukan desain yang paling layak. BMW mengklaim bahwa pendekatan imersif ini mempercepat validasi modul kendaraan hingga satu tahun.

Masih banyak lagi industri dan bidang pekerjaan lainnya yang bisa mendapat manfaat dari teknologi Augmented Reality. Klik tombol di bawah ini untuk konsultasi dan solusi teknologi selengkapnya untuk bisnis Anda.


Pemasaran produk lebih powerful dan efektif melalui teknologi AR dan VR

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami