Istilah Corporate branding adalah satu dari sekian banyak aspek yang sangat penting di dalam strategi pemasaran suatu bisnis secara menyeluruh. Karena peranannya yang penting, maka wajar apabila sebuah bisnis harus menetapkan sejumlah strategi, tindakan, dan pedoman di dalam melakukan branding, untuk nantinya dijadikan sebagai identitas unik brand dan produk, serta layanan yang dihasilkan.

Jika ditelaah kembali, maka corporate branding pada hakikatnya akan dapat melampaui apa yang banyak orang anggap hanya berkutat pada logo, tagline, ataupun skema warna khusus saja. Padahal, penerapan strategi pemasaran ini, cakupannya lebih luas dari sudut pandang tersebut. Dalam kesempatan kali ini, kami akan memberikan penjelasan lengkapnya kepada Anda.

Adapun corporate branding memiliki konsep pemasaran yang sangat penting. Supaya terlihat menonjol dan unik di tengah persaingan pasar, biasanya strategi dijalankan supaya perusahaan dapat menerapkan identitas yang lebih mudah untuk dikenali.   

Terlebih dalam pemasaran secara global, peran corporate branding adalah suatu hal yang kini menjadi garda terdepan demi menciptakan brand identitas bagi perusahaan, di tengah serbuan jutaan produk maupun layanan lainnya.

Apakah Corporate Branding Itu?

Pengertian corporate branding adalah suatu tindakan di mana para pemasar menggunakan nama brand perusahaan sebagai upaya promosi atas keseluruhan identitas bisnis pada semua saluran komunikasi yang ada. Sikap dan semangat yang tidak berwujud di balik produk atau layanan perusahaan, akan dapat memberikan kesan yang membedakan identitas brand suatu organisasi di ranah pasar dan di dalam benak konsumen.

Meskipun corporate branding termasuk di dalamnya proses kerja divisi marketing, namun strategi ini sebenarnya memiliki konsep dan tujuan yang jauh lebih luas dari sekadar mempromosikan produk dan layanan bisnis saja. Strategi ini malah dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis Anda, apabila dapat dikemas dengan baik, dan sedemikian rupa.

Strategi corporate branding adalah penerapan penggunaan nama bisnis sebagai merek produk, dan nama bisnis akan digunakan sebagai penjamin kualitas daripada produk atau layanan yang diberikan oleh organisasi atau bisnis.

Sedangkan strategi Branding produk sendiri, memiliki pengertian di mana setiap produk dapat memiliki namanya sendiri-sendiri. Tentu dengan strategi ini, maka nama perusahaan akan hilang sama sekali atau mungkin hampir tidak ada. Ini dapat memberi setiap jenis merek beberapa kesempatan untuk dapat memiliki nilai, kepribadian, identitas, dan status yang unik.

Pentingnya Strategi Corporate Branding

Strategi corporate branding yang dibuat oleh tim pemasaran, praktiknya akan dilakukan secara cermat, detail, dan terperinci, supaya dapat membantu meningkatkan brand equity perusahaan, dengan cara membentuk persepsi yang positif di pikiran para calon konsumen dan konsumen. Strategi ini dapat menjadi aspek penting dari kesuksesan sebuah bisnis.

Berikut beberapa manfaat corporate branding yang akan memberikan keuntungan sangat besar bagi bisnis Anda:

  1. Dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan.
  2. Dapat meningkatkan laba atas investasi pemasaran perusahaan.
  3. Mampu meningkatkan nilai saham suatu perusahaan.
  4. Dapat menyediakan rencana jangka panjang demi tujuan pemasaran dan juga nilai konsistensi produk atau layanan.
  5. Memberikan value kepada perusahaan dalam mendefinisikan kepribadian perusahaan.
  6. Mampu dengan mudah menargetkan segmen pasar yang paling sesuai dengan target produk yang diciptakan.

Unsur Penting Dalam Corporate Branding

Brand Activity atau kegiatan sebuah brand, adalah rangkaian kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan di dalam proses pembentukan dan peningkatan sebuah brand. Sedangkan tujuan daripada branding adalah untuk menyampaikan informasi dengan jelas, menjamin kredibilitas, terhubung secara emosional dengan target pasar atau konsumen, mampu menggerakkan atau memotivasi konsumen, dan menjamin loyalitas konsumen.

Setidaknya terdapat lima unsur penting yang harus ada di dalam menciptakan sebuah corporate branding. Kelima unsur tersebut adalah sebagai berikut:

1. SDM atau Manusia

Biasanya, berbagai bisnis yang bergerak di bidang jasa atau layanan, akan memberikan service terbaiknya kepada konsumen secara langsung. Oleh sebab itu, perusahaan atau bisnis tersebut harus dapat benar-benar memastikan jika pegawai ataupun karyawan yang direkrutnya, telah memenuhi standar SDM yang diharapkan oleh perusahaan.

2. Nilai dan Prioritas

Terdapat berbagai nilai berupa visi dan misi yang telah diterapkan oleh perusahaan. Hal itu, adalah pedoman khusus yang harus dapat dipertahankan, meskipun kondisi perusahaan sedang dalam keadaan terpuruk.

Meskipun demikian, berbagai nilai tersebut tentunya harus dapat dijalankan bersamaan dengan hal yang menjadi prioritas perusahaan, karena kedua hal tersebut menjadi landasan utama bagi perusahaan di dalam menentukan strategi bisnis.

3. Inovasi

Inovasi yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan corporate branding, diklaim dapat meningkatkan nilai kredibilitas sebuah bisnis. Meski terkadang sulit, tetapi inovasi yang dilakukan secara tepat sasaran, akan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan reputasi sebuah bisnis.

4. Kualitas

Menjanjikan kualitas yang tinggi akan produk atau brand yang Anda tawarkan, artinya Anda harus bisa memenuhi janji tersebut. Jika tidak sesuai dengan janji, maka tingkat kepercayaan pelanggan pada perusahaan Anda Pun akan hilang, bahkan kemungkinan terburuknya bisa menurun.

5. Fokus Terhadap Konsumen

Komunikasi yang baik dengan setiap konsumen bisnis, meskipun mereka bukanlah bagian dari konsumen loyal Anda tetap harus dilakukan. Hal itu merupakan sebuah bentuk apresiasi yang Anda lakukan, untuk dapat meningkatkan citra positif perusahaan.

Strategi Penerapan Corporate Branding Yang Baik

Baca juga: Metaverse dan NFT: Peluang Bisnis, Manfaat, dan Cara Kerjanya

Kegiatan corporate branding akan dapat dibilang sukses jika telah dikenal oleh masyarakat luas dan mampu menghasilkan keuntungan yang besar bagi perusahaan.

Berikut ini terdapat beberapa tips dalam strategi untuk menciptakan corporate branding yang baik, dan dapat Anda jadikan sebagai pedoman untuk mewujudkan cita-cita baik perusahaan:

1. Berikan Informasi Secara Detail

Salah satu tujuan membangun corporate branding adalah supaya dapat menjaring konsumen ataupun mitra sebanyak mungkin. Oleh karenanya, sebelum memberikan informasi yang penting mengenai brand Anda kepada masyarakat luas, maka berikanlah penjelasan terkait produk Anda secara detail supaya nantinya tidak terjadi kesalahpahaman.

2. Menentukan Strategi yang Tepat

Demi membantu kelancaran bisnis Anda, maka diperlukan strategi yang tepat. Dengan menentukan strategi bisnis corporate branding, maka Anda akan lebih mudah di dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Selain itu, bisnis Anda pun nantinya akan terlihat lebih profesional, sebab pembagian tugas dan tanggung jawab di dalam tim lebih terarah.

3. Memperhatikan Tampilan dan Karakter Brand

Supaya tampilan brand Anda terlihat lebih berkarakter, maka mintalah bantuan dari tenaga ahli yang profesional supaya mampu menciptakan suatu karya yang mengesankan. Salah satu cara agar kegiatan corporate branding Anda diminati oleh distributor dan supplier maupun konsumen adalah dengan membuat tampilan desain yang menarik daripada brand kompetitor lainnya.

4. Menjalin Komunikasi Yang Baik Dengan Konsumen

Suatu bisnis tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya komunikasi yang baik dengan konsumen. Oleh sebab itu, Anda harus memberikan layanan yang menyenangkan dalam menanggapi permintaan maupun keluhan yang disampaikan oleh konsumen, baik itu melalui media online ataupun telepon langsung.

Untuk itu, maka lakukanlah observasi terhadap produk atau layanan Anda terlebih dahulu, apabila para konsumen mengeluhkannya.

5. Jaga Kepercayaan Konsumen

Banyak orang beranggapan jika melakukan bisnis hanya mengenai jualan produk sebanyak mungkin. Untuk itu, diperlukan sebuah trik dalam mengelabui banyak konsumen, demi memperoleh hasil yang maksimal. Padahal, menjaga sebuah kepercayaan konsumen merupakan salah satu hal yang sangat penting di dalam membangun bisnis. Kegiatan corporate branding dapat dikatakan berhasil apabila dapat mempertahankan konsumen.

Corporate Branding Dengan AR dan VR

Pada dasarnya, Augmented Reality (AR) merupakan game changer di era Marketing 5.0 seperti sekarang. AR menjadi salah satu teknologi yang bermanfaat untuk meningkatkan customer experience dan customer satisfaction. Oleh karena itu, tidak heran apabila banyak perusahaan besar yang telah menerapkan teknologi ini sebagai strategi pemasaran. Kini, AR telah menjadi tren digital marketing dan sales bagi brand yang mendukung kegiatan corporate branding.

AR sendiri adalah teknologi yang menggabungkan antara konten digital yang dibuat oleh komputer grafis dengan dunia nyata secara real-time. Teknologi AR akan memungkinkan pengguna dapat melihat objek maya 2D atau 3D yang diproyeksikan ke dunia nyata. Berbeda dengan Virtual Reality (VR), AR tidak menciptakan semua lingkungan buatan untuk menggantikan yang asli dengan virtual.

Hal itu karena sesuai dengan namanya, Augmented Reality yang berarti realitas tambahan. Artinya, AR akan muncul dalam tampilan langsung dari lingkungan yang ada dan menambahkan suara, video, dan grafik ke dalamnya. Jadi, AR tetap menampilkan lingkungan fisik di dunia nyata, yang disertai dengan gambar tambahan yang dihasilkan oleh komputer grafis sehingga mengubah persepsi realitas.

Manfaat Augmented Reality Dalam Kegiatan Corporate Branding

Hingga saat ini, telah banyak perusahaan di dunia yang mendapatkan keuntungan setelah menggunakan augmented reality untuk kegiatan corporate branding perusahaan. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan tatkala menggunakan strategi corporate branding demi meningkatkan penjualan produk atau layanan bisnis Anda.

1. Meningkatkan Customer Experience

Manfaat utama di dalam penggunaan AR adalah dapat meningkatkan customer experience. Hal ini karena konsumen Anda memiliki lebih banyak informasi yang tersedia, serta dapat membuat pilihan maupun menyelesaikan transaksi dengan lebih cepat. Sama halnya dengan mencoba baju dan kosmetik di toko offline, maupun test drive mobil sebelum membeli, AR juga mampu memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mencoba produk secara digital. Sehingga, konsumen tidak perlu repot-repot berinteraksi dengan produk offline, tetapi dapat mencoba produk dengan AR untuk merasakan pengalaman lebih nyata. Teknologi AR untuk produk kosmetik telah dipraktikkan oleh brand terkenal dunia yakni, Sephora dan L’Oreal dari Prancis.

Baca juga: Manfaat dan Penerapan Teknologi Hologram di Indonesia Hingga Saat Ini

2. Memberikan Pengalaman Virtual Tour

AR dapat memproyeksikan informasi dan pengalaman khusus kepada calon konsumen dan konsumen. Seperti contohnya, gerai kopi terkenal asal Amerika Starbucks yang mengajak para pelanggan untuk mengikuti tur virtual ke dalam toko mereka, di mana customer dapat men-scan produk untuk mendapatkan informasi lengkap terkait produk dan layanan yang disediakan.

3. Meningkatkan Branding dengan Komponen Virtual

Anda juga dapat memanfaatkan teknologi AR untuk keperluan meningkatkan komponen corporate branding. Contohnya adalah dengan memberikan informasi tambahan seputar brand secara virtual. Caranya, dengan men-scan image dari brosur, sehingga konsumen dapat langsung menonton video AR mengenai profil perusahaan Anda.

4. Dapat Meningkatkan Status Brand

Penggunaan teknologi AR juga dapat Anda manfaatkan untuk menciptakan buzz marketing bagi brand Anda. Contohnya adalah brand Pepsi yang menciptakan “jendela” di dalam sebuah halte bus dengan teknologi AR sebagai salah satu elemen campaign-nya, di mana audiens dapat melihat penampakan UFO hingga robot virtual yang berkeliaran di dalam kota melalui jendela tersebut.

5. Meningkatkan Brand Awareness (Kesadaran Merek)

Kampanye dengan menggunakan teknologi AR akan membantu dalam meningkatkan kesadaran tentang merek atau brand (brand awareness). Bahkan, strategi ini dapat membuat konsumen membicarakan tentang brand Anda dari mulut ke mulut (mouth to mouth campaign. Hal ini dikarenakan, teknologi AR relatif baru dan pengalaman berinteraksi dengan brand melalui AR masih menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar konsumen. Sehingga, leads pun akan jauh lebih mudah didapat, apabila Anda memanfaatkan teknologi augmented reality marketing yang satu ini.

6. Meningkatkan Engagement

Menurut penelitian, kampanye pemasaran atau marketing campaign akan dapat meningkatkan angka engagement atau keterlibatan pelanggan lebih tinggi, yaitu 75 detik. Sebagai perbandingan, sebuah iklan radio dan TV di dalam tradisional marketing, hanya memiliki rata-rata durasi engagement sekitar 2,5 detik saja.

7. Menghubungkan Pengalaman Fisik dengan Digital

Manfaat terbesar teknologi AR adalah kemampuannya dalam menghubungkan antara strategi promosi pemasaran digital dan pengalaman fisik pelanggan dengan lebih inovatif. AR mampu menjembatani saluran pemasaran tradisional dan digital, sehingga memungkinkan Anda untuk mengubah iklan fisik brosur statis menjadi pengalaman digital yang nyata.

Demikian penjelasan mengenai apa itu corporate branding? Di mana cakupan strategi dan juga kiat-kiat apa yang dijalankan di dalamnya adalah termasuk ke dalam strategi pemasaran secara persuasif, untuk mendekati konsumen dengan halus dan menyentuh emosional konsumen.

Begitu banyak manfaat dan potensi dari pemasaran digital yang dapat Anda manfaatkan. MonsterAR merupakan perusahaan teknologi yang berpengalaman mengambangkan teknologi AR/VR, NFT, Metaverse dan lain sebagainya di Indonesia. Ambil peluang Anda sekarang juga dengan bermitra bersama kami untuk membangun ekosistem IT pilihan di bisnis Anda. Tim kami siap untuk membantu Anda mewujudkan produk AR dan VR paling imajinatif dan kompleks demi kebutuhan pemasaran digital Anda. Hubungi kami untuk konsultasi dan solusi selengkapnya.


Jasa branding produk lebih powerful dan efektif melalui teknologi AR dan VR

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami