museum digital jakarta

Museum Digital Jakarta yang Bisa Dikunjungi tanpa Meninggalkan Rumah

Museum digital Jakarta merupakan alternatif tempat untuk berwisata bagi Anda dan keluarga yang menginginkan hiburan sekaligus edukasi untuk mengenal benda-benda cagar budaya maupun peristiwa-peristiwa bersejarah yang terjadi.

Sejumlah museum di Jakarta kini oleh pengelolanya telah dibuka untuk umum baik secara virtual maupun luring kepada para pengunjung. Sehingga membuat beberapa tempat untuk menyimpan dan memamerkan benda seni dan bersejarah itu menjadi museum digital yang patut dikunjungi di sela hari libur maupun hari biasa.

Dengan perubahan konsep museum menjadi museum digital Jakarta tersebut membuka banyak peluang bagi teknologi digital untuk masuk dan mendukung museum untuk berbenah mengejar ketertinggalan di bidang teknologi. Hal ini tentu saja menjadi pengobat rindu bagi Anda yang merasa bosan berdiam diri alias “mager” di rumah saja.

Teknologi Digital Membantu Museum Berkembang

Dengan dibukanya beberapa museum digital Jakarta tersebut bagi masyarakat umum khususnya warga DKI Jakarta, tentu saja memberikan angin segar bagi Industri pariwisata, khususnya wisata edukasi. Dengan mendaftar lewat halaman web resmi maupun akun media sosial resmi museum yang bersangkutan, Anda sudah bisa berwisata secara daring dan bereksplorasi di dalamnya.

Namun bagi Anda yang ingin berkunjung secara langsung ke museum digital Jakarta, tidak perlu khawatir untuk datang langsung sebab pengelola museum telah membuka secara penuh pintu-pintu museum yang ada di seluruh Jakarta, baik bagi warga Jakarta maupun luar Jakarta. Tentunya dengan penerapan prokes yang wajar, seperti penggunaan masker dan mensanitize telapak tangan sebelum masuk museum.

Beberapa museum digital Jakarta yang dapat Anda kunjungi di antaranya adalah Museum Teknologi Nusantara, Museum Bank Indonesia, dan Museum Wayang. Museum Teknologi Nusantara menawarkan pengalaman interaktif mengenai sejarah dan perkembangan teknologi di Indonesia. Museum Bank Indonesia memamerkan sejarah perbankan dan mata uang di Indonesia serta menawarkan pengalaman virtual melalui teknologi terbaru. Museum Wayang menawarkan pengalaman virtual mengenai dunia wayang, termasuk demonstrasi pertunjukan wayang dan sejarah budaya wayang.

Selain museum tersebut, terdapat beberapa museum di Jakarta yang menggunakan teknologi digital sebagai bagian dari pengalaman pengunjungnya, yaitu:

  1. Museum Teknologi Informasi dan Komunikasi (MTI)
  2. Museum MACAN atau (Modern and Contemporary Art in Nusantara)
  3. Museum Nasional Indonesia
  4. Museum Joang 45

Masing-masing museum menggunakan teknologi digital secara unik untuk memperkaya pengalaman pengunjung, seperti sistem informasi interaktif, virtual reality, audio guide, dan lain-lain.

Penerapan teknologi digital benar-benar telah membuat museum menjadi berkembang dengan menerapkan tren yang sedang terjadi dan membuat kualitas konten di dalamnya menjadi berkualitas lebih tinggi.

Museum Digital Jakarta yang Menerapkan Jelajah Daring dan Luring

Google Arts & Culture adalah fitur virtual reality yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui ponsel dengan aplikasi yang memiliki nama sama. Aplikasi ini dapat Anda jumpai di sistem operasi Android dan iOS. Tidak hanya museum yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud (Ditjenbud Kemendikbud) saja yang dapat Anda kunjungi, tetapi juga beberapa museum lain yang tidak berada di bawah naungan departemen tersebut pun dapat Anda kunjungi lewat virtual maupun langsung.

Berikut ini beberapa daftar museum digital Indonesia yang dapat Anda kunjungi melalui virtual tour dan juga daring atau langsung. Di antaranya adalah:

1. Museum Kepresidenan Balai Kirti

Apabila Anda ingin mengakses Museum Kepresidenan Balai Kirti secara virtual, Anda dapat mengunjungi laman website http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/muspres/.

Museum Kepresidenan Balai Kirti ini memiliki beberapa koleksi benda pribadi milik para presiden Republik Indonesia yang dibagi menjadi beberapa cluster. Untuk cluster Soekarno, Anda dapat melihat setidaknya 40 koleksi benda pribadi Presiden pertama RI tersebut.

Kemudian cluster Soeharto memiliki kurang lebih 81 koleksi benda peninggalan pribadi presiden yang dijuluki bapak pembangunan tersebut. Selanjutnya terdapat cluster B.J Habibie yang memiliki 44 koleksi pribadi, lalu ada cluster Abdurrahman Wahid yang memiliki 34 koleksi, cluster Megawati memiliki 34 koleksi benda pribadi, dan terakhir adalah cluster Susilo Bambang Yudhoyono yang memiliki 92 koleksi benda pribadi.

Jika Anda ingin berkunjung langsung ke museum Kepresidenan Balai Kirti, silahkan datang langsung ke Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Jakarta Pusat. Museum ini bukan setiap hari dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 04.00 sore.

2. Museum Badan Pengawas Keuangan (BPK)

Jika Anda ingin berkunjung secara virtual ke Museum BPK RI ini, Anda diharuskan mendaftar terlebih dahulu ke link Bit.ly/VirtualTourMuseumBPK. Di museum BPK RI ini, Anda akan dapat melihat informasi lengkap mengenai sejarah berdirinya BPK RI dan perjalanan lengkap hingga masa kini termasuk koleksi mobil penghargaan Pemerintah RI kepada M Yusuf sebagai Ketua BPK RI periode 1983 – 1993 yang berupa sedan Volvo GL960 dan dihibahkan kembali untuk keperluan museum pada tahun 2016.

Untuk mengunjungi langsung museum ini tidak dikenakan biaya, Anda dapat berkunjung setiap hari Selasa, Rabu, kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, pada pukul 09.00 pagi hingga pukul 03.00 sore. Hari Senin libur ya! Alamatnya sendiri ada di Jl. Pangeran Diponegoro No.1, Magelang, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah.

3. Museum Sumpah Pemuda

Untuk berkunjung ke museum Sumpah Pemuda ini secara virtual, Anda dapat mengakses laman http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/msp/. Koleksi yang ada di Museum Sumpah Pemuda ini berkaitan dengan perjuangan para pemuda di era pra-kemerdekaan Indonesia. Salah satunya adalah Hari Sumpah Pemuda, dan koleksi yang cukup menyita perhatian pengunjung adalah biola milik pribadi tokoh pemuda yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia Raya yaitu W.R Supratman.

Baca juga: Kecanggihan 5 Teknologi di Museum Digital dan Penerapannya di Indonesia Hingga Saat Ini

Ingin berkunjung ke museum ini? Datang langsung saja ke Jl. Kramat Raya No.106, RW.9, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Buka tiap Selasa, Rabu, kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 04.00 sore. Hari Senin libur ya!

4. Museum Kebangkitan Nasional

Untuk Anda yang ingin mengakses Museum Kebangkitan Nasional secara virtual, dapat langsung berkunjung ke laman http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/mkn/ atau https://muskitnas.net.

Museum Kebangkitan Nasional ini memiliki beberapa koleksi yang langka seperti diorama berdirinya organisasi Budi Oetomo, patung-patung pelajar STOVIA, dan foto-foto kegiatan pelajar STOVIA.

Ingin berkunjung langsung ke Museum Kebangkitan Nasional? Anda bisa mendatanginya di alamat Jl. Abdul Rachman Saleh No.26, Senen, Jakarta Pusat. Buka tiap Selasa, Rabu, kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 04.00 sore. Hari Senin libur.

5. Museum Digital Bank Indonesia

Untuk mengunjungi Museum Bank Indonesia ini secara virtual, Anda baru bisa melihatnya melalui versi video di YouTube.

Di museum Bank Indonesia ini, Anda akan melihat banyak koleksi benda Numismatik atau dokumen bersejarah perjalanan Bank Sentral Indonesia yang dikelola dan disajikan secara lengkap dan runtut. Terdapat beberapa fitur digital seperti ruang Immersive Cinema untuk melihat film biorama Bank Indonesia, dan lain sebagainya.

Untuk berkunjung ke Museum Bank Indonesia ini, Anda dapat datang ke kawasan Kota Tua, Jl. Pintu Besar Utara No.3, RW.6, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Jakarta Barat. Buka tiap Selasa, Rabu, kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 03.30 sore. Hari Senin libur ya!

6. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Bagi Anda yang ingin berkunjung secara daring ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi untuk mengetahui apa saja koleksi yang ada di museum tersebut, dapat mengakses laman web http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/mpnp/.

Di dalam Museum Perumusan Naskah Proklamasi ini terdapat beberapa koleksi seperti patung dada Sutan Sjahrir, scan teks proklamasi yang ditulis oleh Soekarno, dan koleksi bersejarah lainnya.

Anda ingin berkunjung langsung ke museum ini? Sudah mulai dibuka kembali lho, namun tetap dengan protokol kesehatan yang berlaku! Buka tiap Selasa, Rabu, kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 03.00 sore. Hari Senin libur ya! Datang langsung saja ke Jl. Imam Bonjol No.1, RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

7. Museum Benteng Vredeburg

Untuk akses secara daring ke Museum Benteng Vredeburg ini, Anda disarankan untuk mengakses laman http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/Vredeburg/ atau http://vredeburg.id. Jika Anda berkunjung ke museum ini, maka Anda akan disuguhkan koleksi bersejarah bangunan, regalia, foto-foto perjuangan, miniatur, replika, lukisan, dan beragam adegan peristiwa perjuangan yang membawa Anda kepada peristiwa lampau.

Dalam koleksi regalia ini, benteng vredeburg memiliki koleksi benda nyata seperti senjata, pakaian, dan naskah bersejarah. Museum ini juga telah dibuka untuk umum kok, syaratnya tetap mematuhi protokol kesehatan masker dan mensanitize tangan sebelum masuk. Langsung datang ke Jl. Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Buka tiap Selasa, Rabu, kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 03.00 sore. Hari Senin libur.

Demikian tadi beberapa museum digital Jakarta yang berinovasi secara digital baik yang berada di daerah Jakarta maupun di luar Jakarta yang dapat Anda kunjungi bersama keluarga tercinta. Museum digital memang menyuguhkan berbagai koleksi menarik dan bermanfaat untuk edukasi serta menambah pengetahuan tentang sejarah perkembangan suatu institusi sejalan dengan visi misinya yang bertujuan mulia.

Nah, dari sekian museum di atas, mana nih yang akan kamu kunjungi dalam waktu dekat, baik secara daring maupun luring. Maju terus museum Jakarta dan Indonesia serta bersiaplah untuk bertransformasi ke dalam digital demi masa depan!

MonsterAR telah mendigitalisasi beberapa museum di Indonesia mulai dari Museum BPK RI, Museum BI, Museum Joang, Galeri Bendungan PUPR, dan lainnya.

Program Gerakan Digitalisasi Museum dari MonsterAR untuk seluruh museum di Indonesia
| 1. Free Konsultasi | 2. Free Konsep Design | 3. Free Estimasi Biaya (RAB) |

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !

Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *