Cara tradisional dalam pendidikan kini sudah banyak digantikan oleh media digital. Inovasi teknologi, salah satunya penggunaan Augmented Reality dalam pembelajaran, mulai membentuk EdTech atau industri teknologi pendidikan.

Sektor ini diprediksi menembus US$680,1 miliar pada 2027 atau mengalami pertumbuhan tahunan 17,9%. Dari tren yang paling menonjol di sektor ini, Augmented Reality (AR) menjadi yang terdepan. Nilai AR di sektor EdTech kemungkinan melampaui $5,3 miliar pada 2023 sehingga akan membuka peluang pemakaian lebih luas oleh institusi pendidikan dan bisnis terkait.

Keuntungan menggunakan Augmented Reality dalam pembelajaran

1. Mempermudah akses terhadap bahan pembelajaran

AR berpotensi menggantikan buku ajar kertas, poster, model fisik, dan manual cetak. Dengan adanya buku Augmented Reality, bahan ajar menjadi lebih terjangkau dan mudah dibawa kemana-mana. Murid pun jadi lebih bisa mengakses bahan pembelajaran dan belajar dimana saja.

2. Tidak membutuhkan perlengkapan khusus

Tidak seperti Virtual Reality yang umumnya membutuhkan headset, AR tidak memerlukan piranti keras yang mahal. Teknologi AR sudah bisa diakses melalui smartphone yang kini sudah menjadi barang wajib warga Indonesia, tidak terkecuali remaja.

3. Keterlibatan dan ketertarikan murid lebih tinggi

Pembelajaran AR dengan memakai games dan bersifat interaktif dapat menghasilkan dampak positif besar terhadap murid. Cara ini membuat mereka terlibat selama pembelajaran dan membuat belajar menjadi menyenangkan dan tanpa beban.

4. Meningkatkan kolaborasi

Aplikasi AR menawarkan beragam peluang untuk membuat kelas menjadi tidak lagi membosankan. Pelajaran yang interaktif akan membuat siswa terlibat dalam proses pembelajaran sekaligus membantu kemahiran kolaborasi murid.

5. Membuat proses pembelajaran lebih cepat dan efektif

Augmented Reality dalam pembelajaran membantu murid mendapatkan hasil lebih baik melalui visualisasi dan pengalaman belajar yang imersif pada topik tertentu. Gambar terbukti lebih cepat ditangkap murid sehingga dalam waktu cepat mereka akan lebih mudah mencerna informasi.

6. Memberikan pembelajaran yang praktis

Selain di sekolah, manfaat Augmented Reality terlihat dalam pelatihan profesional. Misalnya, reproduksi akurat pada kondisi di lapangan dapat meningkatkan kemahiran praktis yang dibutuhkan untuk pekerjaan tertentu.

7. Menghadirkan pelatihan kerja yang aman dan efisien

Bayangkan Anda bisa mempraktekkan operasi jantung atau menjalankan pesawat ulang-alik tanpa mengorbankan nyawa seseorang atau berisiko merugi jutaan hingga miliaran rupiah jika rusak. Kesemuanya bisa diatasi dengan AR.

Contoh pemakaian Augmented Reality dalam pembelajaran

AR merupakan bagian dari konsep Extended Reality (XR) yang turut mencakup teknologi VR dan Mixed Reality (MR). AR meningkatkan lingkungan dunia nyata dengan teks, efek suara, grafis, dan multimedia. Dengan kata lain, AR membawa versi yang lebih kaya dari lingkungan terdekat kita dengan memberikan lapisan konten digital di atas representasi grafis dunia nyata.

Perangkat keras untuk pembelajaran AR bisa sederhana, seperti kamera smartphone untuk memainkan game PokemonGo. Akan tetapi, piranti keras dalam kacamata AR, seperti Google Glass, Dream Glass, and Vizux Blade, dianggap lebih nyaman dalam memberikan konten AR ke konsumen.

Konten AR dihasilkan dengan perangkat lunak AR, yang sebagian besar dikembangkan untuk kebutuhan tertentu dan seringkali dijual dengan sepaket piranti keras AR. Adapun pemakaian AR dalam bidang pendidikan sebagaimana dijelaskan di bawah ini:

1. Aplikasi AR untuk anak-anak

Sudah bukan rahasia lagi bahwa anak-anak merupakan pemakai awal teknologi dahsyat, seperti AR. Beberapa aplikasi pendidikan AR sengaja dirancang untuk anak-anak. Contohnya adalah:

2. Augmented reality dalam pembelajaran ruangan kelas

Baca juga: Sewa Photo Booth, Solusi Terbaik Ramaikan Boothmu di Event

Augmented Reality dalam pembelajaran

3. Augmented reality dalam pembelajaran jarak jauh

Pemakaian Augmented Reality dalam pembelajaran jarak jauh menjadi signifikan ketika terjadi wabah COVID-19. Tanpa perlu bertatap muka secara langsung, siswa akan bisa tetap belajar berkat adanya bahan ajar yang dibantu oleh teknologi AR. Contohnya berikut ini:

Manfaat Augmented Reality dalam pemasaran pendidikan

Sudah banyak universitas dan lembaga pendidikan dunia yang mengaplikasi Augmented Reality untuk tempat mereka masing-masing. Contohnya adalah University of Scranton yang memakai trik AR untuk melengkapi kampanye pemasarannya. Orang bisa melihat animasi yang dibantu oleh AR dalam poster ketika mengarahkan ponsel mereka dengan aplikasi Layar di dalamnya.

Beda lagi dengan Community College of Beaver County, Pennsylvania, yang memakai AR untuk mengirimkan beragam jenis konten, termasuk video, audio, dan buku Augmented Reality atau publikasi digitalnya. Aplikasi ini memberikan cara seru dan informatif menjelajahi kampus. Aplikasi ini juga mempunyai elemen gamification agar pengalaman tersebut lebih hidup.

Digitalisasi Museum dari MonsterAR

Memperkenalkan generasi muda terhadap museum bukan hal yang gampang mengingat museum yang identik dengan kesan kuno dan ketinggalan zaman. MonsterAR dipercaya oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK mengubah Museum BPK RI menjadi lebih interaktif dan modern. Museum BPK RI versi 2.0 ini diresmikan pada Januari 2016 di Magelang, Jawa Tengah. Kami memberikan banyak teknologi sebagaimana terlihat dari Interactive Floor, Lukisan Batik Apps, Game Syarat Menjadi Anggota BPK RI, dan lainnya. Diharapkan proyek ini menjadi bukti Augmented Reality dalam pembelajaran yang positif untuk bidang sejarah, khususnya museum. Apabila saat ini perusahaan Anda sedang mencari penyedia AR untuk pendidikan, jangan ragu untuk menghubungi MonsterAR.

Penerapan AR dan VR di sekolah tingkatkan kualitas pendidikan dan minat belajar anak

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !

Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *