Kecanggihan Fitur ARKit 2.0, Akan Membangkitkan Kekuatan Terselubung Dari 7 Aplikasi Berikut

Menurut pernyataan dari pihak ARKit 2.0 di WWDC 2018, Apple dikonfirmansi telah menambahkan fitur unggulan terbaru untuk aplikasi augmented reality seluler di musim gugur ini. Developer telah bekerja sangat keras dalam memberikan pengalaman yang lebih dalam dan imersif melalui pengenalan objek 3D.
Ternyata, banyak sekali lho Aplikasi Mobile AR yang bisa dikembangkan lebih jauh dan lebih baik lagi dengan pemanfaatan dari keunggulan fitur ARKit 2.0 ini. Berikut daftarnya.

1. POKEMON GO
Sudah hampir 2 tahun berlalu sejak diluncurkannya game AR yang satu ini, tidak terasa ya. Pada masanya, Pokemon Go merupakan pioneer untuk game mobile yang benar-benar bisa memanfaatkan kedigdayaan AR dengan sangat baik. Kini, dengan memanfaatkan fiture-fiture keren dari ARKit 2.0, game ini bisa menjadi lebih baik lagi lho. Contoh game AR serupa pada saat ini adalah Jurassic Park, dan akan menyusul Walking Dead dan Ghost Buster.

Tidak seperti Pokemon Go saat ini yang pertarungannya terjadi hanya di layar smartphone kita saja, dengan salah satu fiture ARKit yaitu shared experience, pertarungan tersebut dapat dibawa ke lingkungan nyata. Ketika kita sedang melakukan raid battle, pemain lain dapat melihat pertarungan yang kita lakukan di lokasi yang sama melalui layar perangkat mereka masing-masing.
Pilihan Niantic hanya 2, antara memanfaatkan fiture tersebut pada Pokemon Go, atau tidak mengambil tindakan dan membiarkan para penirunya mendahului dan meninggalkannya jauh dibelakang.

2. IKEA Place

Aplikasi yang memungkinkan pelanggan untuk melihat bagaimana furniture terpasang di rumah mereka sebelum membeli. Untuk saat ini, setelah pelanggan menutup aplikasi, tampilan sofa yang mereka dambakan akan menghilang. Persistent AR yang merupakan fitur ARKit unggulan dapat menyimpan model 3D tersebut untuk ditampilkan lagi kapanpun ketika dibutuhkan. Jadi kita tidak perlu repot-repot lagi memasukan ulang model-model 3D dari interior yang sebelumnya kita masukan untuk melihat bagaimana tampilan keseluruhan ruangan setelah ditambahkan satu lemari saja misal, menarik ya?

3. Zombie Gunship Revenant
Sementara game strategi real-time The Machines sudah memiliki mode multiplayer, fitur shared experience akan membuat game tower defence ini menjadi jauh lebih seru lagi.

Level pada mode multi-player dapat dirancang menjadi lebih kompleks, membuat kerjasama team diperlukan untuk memenangkan permainan. Fitur ARKit persisten juga akan menambahkan fitur penyimpanan yang berharga untuk game AR lainnya.

4. Giphy World
Ada banyak aplikasi untuk menempatkan konten 3D di dunia nyata. Tetapi setelah sesi berakhir, kontennya hilang. Fitur ARKit 2.0 dapat membuat pengalaman ini bertahan selamanya. Misalnya, gifs dari Giphy World dapat disematkan di objek dunia nyata melalui gambar dan pengenalan objek, dan AR persisten dapat menyimpan pengalaman untuk bisa ditampilkan kembali ketika aplikasi dibuka lagi.

5. NBA AR
Dengan shared experience, aplikasi seperti NBA AR dapat membuat Anda bermain HORSE atau bahkan permainan 21 dengan banyak pemain dan menyimpan permainan dengan AR persistence.
Fitur persistence juga dapat berlaku untuk portal 360 yang baru di aplikasi AR NBA, memungkinkan pengguna untuk menempatkan portal di bagian tertentu dari rumah mereka dan kembali lagi nanti.

fitur ARKitfitur ARKit

6. Monopoli, Risk, & Game Papan Lainnya
Melalui intisari WWDC Apple, kita telah melihat apa yang dapat dilakukan Lego dengan pengenalan objek 3D, shared experience, dan konten persistence. Tampaknya cukup jelas bahwa pembuat game papan dapat ikut serta dalam aksi ini juga dengan menerbitkan aplikasi AR pendamping untuk judul mereka. Shared experience adalah fitur yang jelas yang paling baik digunakan untuk permainan papan di AR, karena tidak ada yang memainkan permainan papan sendirian.
Satu lagi opsi ARKit 2.0 adalah memindai papan permainan untuk memulai permainan dan, ketika tiba saatnya untuk berhenti, memindai permainan dan potongan-potongan lagi untuk menyimpan posisi mereka dengan AR persistence. Ini adalah sesuatu yang bisa digunakan Kramer dan Newman untuk permainan Risk yang sedang berlangsung. Bergantian, setelah memindai papan permainan fisik, pemain dapat menempatkan potongan game virtual ke pandangan pada papan. AR juga dapat membantu menjaga integritas permainan seperti Battleship, di mana kerahasiaan adalah yang terpenting.

7. Skylanders Revival
Bahkan Skylander Revival yang kini belum releasepun tidak luput dari perhatian kami.
Object Recognition dapat merevitalisasi Skylanders dan game genre toys-to-games lainnya dengan menyederhanakan bagaimana karakter diperkenalkan ke dalam game. Portals dan chip NFC tidak lagi diperlukan, gamer dapat dengan mudah memindai figur mereka untuk mengimpor karakter ke dalam game mereka.

Punya rekomendasi aplikasi lain yang bisa dikembangkan lebih baik lagi dengan ARKit 2.0, silahkan tulis di kolom komentar untuk membagikan pendapat anda kepada pembaca lainnya.

By | 2018-06-16T17:40:09+00:00 June 16th, 2018|Articles, Virtual Reality|
%d bloggers like this: