AR Glasses Membantu Anak-anak Penderita Autisme Untuk Berinteraksi

Bagi orang-orang dengan spektrum autistik, jenis interaksi sosial sehari-hari yang biasa kita anggap remeh dapat menjadi suatu tantangan yang sangat sulit untuk dihadapi. Kalau tidak segera diatasi dan dibiarkan begitu saja kesulitan tersebut akan terus berlarut-larut bahkan hingga dewasa dan mencapai lingkungan kerja. Sebuah perusahaan rintisan yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, menciptakan sebuat platform Augmented Reality yang dapat membantu para penderita autisme dalam berinteraksi dengan orang lain, sebuah kacamata pintar dengan teknologi pelacakan emosinya yang luar biasa.

Diluncurkan pada awal November, sistem Empower Me dari Brain Power mendapat predikat sebagai platform wearable smart ar glasses pertama di dunia yang dirancang secara khusus untuk membantu para penderita autisme. Sedikit mirip jenis aplikasi “pelatihan otak” yang telah populer selama bertahun-tahun, teknologi ini berfungsi sebagai “pelatih digital”. Dapat dijalankan pada Google Glass dan menyediakan berbagai permainan – dengan fokus pada membantu mereka yang berspektrum dalam membangun keterampilan  yang penting dalam menjalani hidup.

“Beberapa tantangan yang kami ajukan antara lain meliputi penguraian emosi orang lain, tatapan ke wajah, bahasa, keterampilan percakapan yang sesuai konteks, mengendalikan perilaku, dan peningkatan kognitif umum” Ungkap Dr. Ned Sahin, pendiri dan CEO dari Brain Power.

ar glasses

AR Glasses Empower Me memiliki serangkaian aplikasi. Misalnya, dalam Tebak Emosional yang berorientasi pada anak-anak, pemain harus mengidentifikasi emosi yang berbeda dalam diri orang lain yang berada di sekitarnya dan kemudian mencocokkannya dengan emoji. Emosi di proses oleh kacamata pintar menggunakan teknologi pengenal wajah mutakhir, sehingga pemain dapat belajar berdasarkan orang-orang nyata, bukan avatar.

“Para pengguna Empower Me menikmati format menarik dari aplikasi yang kami rancang, dan orang tua benar-benar menghargai ‘keterhubungan’ yang mereka rasakan dengan anak mereka,” lanjut Sahin. “Kami telah mempelajari ini secara formal dan ilmiah selama uji klinis pada anak-anak dan orang dewasa di seluruh spektrum.”

Baca juga: Rumah Sakit Anak Terbesar di UK Menggunakan Hologram Untuk Membantu Proses Pembedahan

Teknologi ini telah dikembangkan selama beberapa tahun. Didukung oleh neuroscience yang dikembangkan di MIT dan Harvard University, dan dibuat dalam kemitraan erat dengan Affectiva, perusahaan AI emosi terkemuka di dunia, dan X, yang sebelumnya dikenal sebagai Google X.

sungguh luar biasa ketika melihat teknologi dapat menjadi manfaat bagi kehidupan orang lain, terutama bagi orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus seperti para penderita autisme. Semoga di masa depan akan ada lebih banyak lagi teknologi seperti Empower Me ini, supaya manfaat dari teknologi bisa dinikmati orang lebih banyak lagi, dan mencapai kalangan yang lebih luas.

By |2018-10-22T09:59:17+00:00August 13th, 2018|Articles, Augmented Reality|
%d bloggers like this: