Setelah menjadi rumah bagi beragam pameran imersif termasuk penyelenggaraan Event Cannes Marche Du tahun ini, Museum of Other Realities kini menjadi wadah bagi fashion show VR yang akan menampilkan karya-karya dari tiga fashion designer ternama. Mulai tanggal 29 Juli, bagi Anda yang memiliki headset VR PC dapat menyelam ke dalam Museum of Other Realities yang tersedia gratis di Oculus dan Steam. Event ini terwujud berkat kerjasama antara RYOT dan Kaleidoscope.

Showcase fashion generasi terbaru ini dikuratori oleh Badan Inovasi Mode, dengan tajuk The Fabric of Reality yang akan menampilkan karya-karya tiga desainer terkenal, memungkinkan Anda untuk melihat dan berinteraksi dengan masing-masing hasil karya yang mereka sajikan secara real-time.

Selain ruang pameran, pengunjung dapat mempelajari lebih lanjut tentang setiap bagian dengan melakukan perjalanan melalui salah satu dari tiga “Storyworld” portal, yang akan membawa Anda memasuki duni tersendiri yang akan memberikan dampak emosional yang kuat dengan masing-masing karya melalui pengalaman personal dan mendalam dengan Virtual Reality.

fashion show 3d modelling

Melalui fashion show VR ini, pengunjung dapat menikmati pengalaman unik yang terinspirasi oleh 3 desainer berikut ini:

Damara – Seorang praktisi media mode yang berfokus pada mengaburkan biner fisik dan digital untuk menciptakan perubahan positif bagi keberlanjutan sambil menjelajahi mode digital. Damara telah bermitra dengan Sutu (alias Stuart Campbell), yang pernah menggarap project di Marvel dan Disney untuk menciptakan seni VR properti seperti “Doctor Strange” dan “Ready Player One”.

SABINNA – Seorang desainer yang menggabungkan kerajinan tradisional dengan inovasi untuk menciptakan karya kontemporer tanpa batas waktu untuk menunjukkan bagaimana fashion dapat menjadi alat untuk terhubung kembali dengan pikiran dan visi kita. SABINNA telah bermitra dengan VRHUMAN (alias Vladamir Ilic), yang menggabungkan media baru seperti Tilt Brush, perangkat lunak 3D, dan media tradisional untuk memperluas pemahaman tentang bagaimana kita berinteraksi dengan lingkungan dan diri kita sendiri.

Charli Cohen – Seorang desainer dan aktivis, berfokus pada model generasi berikutnya yang progresif untuk industri fashion, menceritakan kisah-kisah bermakna yang didasarkan pada produk fisik. Charli telah bermitra dengan Ana Duncan, seorang ilustrator dan desainer di industri animasi, yang telah mengerjakan proyek untuk Warner Brothers, Disney dan Cartoon Network. Charli juga telah dipasangkan dengan John Orion Young (JOY), yang menciptakan musik virtual asli.

Baca juga: Digitalisasi Adalah yang Dibutuhkan Museum Indonesia Saat Ini

“Pengalaman digital interaktif dan imersif adalah masa depan dari live event atau acara langsung – baik untuk menambah pengalaman analog atau acara digital murni. Desainer dan pencipta ingin menceritakan sebuah kisah dengan kreasi mereka dan dunia virtual. Teknologi VR memungkinkan mereka untuk menceritakan lebih banyak tentang kisah di balik desain mereka. ” kata Mark Melling, Kepala EMEA di RYOT.

“Kami berharap bahwa The Fabric of Reality akan membuka kemungkinan baru untuk masa depan mode dan acara langsung lainnya, serta membawa inspirasi dan kepuasan bagi pecinta mode di seluruh dunia.”

museum virtual reality

Teknologi imersif memiliki kekuatan dalam merevolusi segala elemen penciptaan dan komunikasi, dan ini penting untuk diketahui oleh setiap bisnis dan industri termasuk dunia fashion. Fashion show VR ini menjadi contoh bagaimana teknologi imersif dan mendalam mampu menyentuh emosi dan memberikan impact bagi penikmatnya. Bayangkan apabila 3 karya di atas diganti dengan segala hal berkaitan tentang bisnis Anda mulai dari sejarah hingga produk, tentu akan menjadi nilai branding yang sangat kuat bukan?


Virtual Reality berikan pengalaman brand yang personal dan mendalam bagi audiens Anda

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami