Awal pekan lalu, Laboratorium Penelitian Angkatan Darat Amerika Serikat mengungkapkan proyek terobosan terbaru menggunakan kacamata Augmented Reality (AR) untuk pelatihan militer, yang dapat mengubah cara anjing pekerja militer (anjing perang) dikerahkan di medan perang.

Hadir di semua cabang Militer Amerika Serikat, anjing perang yang sangat terlatih ini digunakan untuk segala hal mulai dari serangan, deteksi bahan peledak hingga patroli, pencarian dan penyelamatan, dan pelacakan. Sering kali, tugas-tugas tersebut melibatkan pawang manusia untuk memberikan perintah menggunakan gerakan tangan atau perangkat ringan seperti laser pointer. Sayangnya, metode ini sering kali dapat menyebabkan operator menghadapi banyak bahaya saat berada di lapangan.

Di sinilah teknologi AR menunjukan taringnya. Sebuah perusahaan spesialis komunikasi manusia dan hewan yang berbasis di Seattle berusaha untuk memodernisasi percakapan taktis ini menggunakan teknologi AR yang dirancang khusus untuk anjing perang terlatih. Setiap anjing menerima pemindaian 3D yang digunakan untuk menciptakan kacamata AR untuk pelatihan anjing militer yang dipersonalisasi dengan optik yang ditempatkan dengan sempurna. Headset ini memberi hewan petunjuk visual, memungkinkan operator untuk melihat dengan tepat apa yang dilihat oleh partner anjingnya dan memberikan perintah dari posisi yang aman.

Image source: bbc

Dr. Stephen Lee, seorang ilmuwan senior ARO berpendapat bahwa Augmented Reality bekerja dengan cara yang berbeda untuk anjing dibandingkan manusia. AR akan digunakan untuk memberikan perintah dan isyarat kepada anjing, dan bukan untuk sebaliknya. Teknologi baru ini menawarkan kita alat penting untuk berkomunikasi lebih baik dengan anjing pekerja militer.

Baca juga: Pelatihan Anatomi Tubuh Efektif dan Hemat Biaya Dengan Virtual Reality

Dr. A.J. Peper, Pendiri perusahaan komunikasi manusia-anjing mengungkapkan bahwa mereka masih dalam tahap penelitian awal untuk penerapan teknologi ini pada anjing. Banyak penelitian hingga saat ini telah dilakukan dengan anjing perang. Kemampuannya untuk menggeneralisasi dari pelatihan lain hingga bekerja melalui kacamata AR sangat luar biasa. Tentu masih memerlukan proses hingga teknologi ini dapat digunakan dengan sempurna dalam kondisi perang yang sesungguhnya.

Walau masih dalam tahap awal, mengingat pengalaman nyata dan mendalam yang diberikan kacamata AR bagi penggunanya, serta kemampuan anjing untuk patuh dan mempelajari sesuatu hal dengan cepat khususnya anjing perang, terobosan ini memiliki potensi besar untuk menjadikan kinerja anjing perang di medan tempur semakin efektif dan meningkatkan peluang kemenangan dalam setiap pertempuran yang dijalani.


Augmented Reality tingkatkan kordinasi, efektifitas dan kecepatan kerja team

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami