Untuk menjamin produktifitas dan keselamatan kerja optimal, training kerja itu penting dan tidak bisa di anggap remeh. Terutama untuk pekerjaan yang berisiko tinggi, terjadi kesalahan sedikit saja, akibatnya bisa fatal hingga merenggut jiwa. Penerapan teknologi Virtual Reality (VR) untuk training kerja bisa menjadi solusi bagi bisnis Anda, khususnya di masa pandemi COVID-19 saat ini yang membatasi segala aktifitas dan kerja tim.

Tidak hanya saat pandemi saja, dalam kondisi normal sekalipun media pelatihan kerja konvensional sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman saat ini yang semuanya serba teknologi digital. Mulai dari sistem otomasi yang membuat mesin bekerja secara otomatis, Internet of Thing (IoT) yang membuat segalanya jadi terkoneksi, hingga kehadiran ponsel pintar yang menjadikan segalanya praktis dan mudah di akses. Untuk kebutuhan transportasi dan pesan makanan saja kini menjadi praktis dalam genggaman. Lalu, bagaimana dengan teknologi untuk pelatihan?

Biaya untuk pelatihan kerja konvensional bisa sangat mahal. Contohnya saja pelatihan kerja pemadam kebakaran yang membutuhkan lokasi fisik untuk melakukan simulasi pemadaman dan penyelamatan korban yang terjebak dalam kebakaran. Tentu itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk membang dan menyiapkan kembali semuanya hingga siap untuk kembali digunakan. Belum lagi biaya tenaga kerja untuk mengerjakan itu semua secara manual, yang menjadikannya tidak efisien.

Untuk selanjutnya yang tidak kalah penting adalah dari hal keselamatan kerja. Kita kembali ambil pelatihan pemadam kebakaran sebagai contoh, dimana para peserta pelatihan di tuntut mampu menerjang kobaran api untuk bisa merasakan pengalaman simulasi kerja yang sesungguhnya. Sebelum praktek kerja lapangan yang sesungguhnya pun, para peserta pelatihan sudah terlibat dalam aktifitas berbahaya. Bahkan, US Fire Administration (USFA) menunjukan data bahwa dalam kurun waktu 2008 hingga 2019 (11 tahun), 110 petugas pemadam kebakaran di Amerika Serikat meninggal pada saat menjalankan sesi pelatihan rutin.

Baca juga: 7 Jenis Cafe VR, Dengan Peluang Bisnis Senilai 45 Miliar Dolar di Tahun 2025

Untuk teknologi pelatihan, tidak ada yang lebih baik dari VR hingga saat ini. Berikut 3 keunggulannya.

1. Biaya Pelatihan Jauh Lebih Murah

Tidak seperti pelatihan konvensional yang membutuhkan tempat luas dan biaya peralatan pelatihan yang mahal, pelatihan melalui VR hanya membutuhkan satu kali investasi teknologi dan perangkat VR saja, yang bisa Anda gunakan terus-menerus berulang kali tanpa batas sesuai kebutuhan, dan tentu tidak membutuhkan biaya untuk tempat pelatihan karena semuanya dilakukan dalam lingkungan virtual. Menjadikan penerapan Virtual Reality untuk training kerja jauh lebih murah di banding media pelatihan konvensional.

2. Lebih Mudah dan Efisien

Pelatihan VR bisa di lakukan di manapun dan kapanpun tanpa membutuhkan kehadiran peserta pelatihan di tempat dan waktu tertentu. Untuk menjalankan sesi pelatihan, pengguna hanya cukup mengenakan perangkat VR, menjadikan pelatihan melalui VR lebih mudah untuk dilakukan, dan tentunya lebih efisien karena bisa dilakukan di manapun dan berapa kalipun tanpa batas sesuai keinginan.

3. Lebih Aman, Tanpa Risiko Cidera dan Kematian

Karena pelatihan dilakukan dalam lingkungan virtual, tentu peserta pelatihan tidak perlu berinteraksi dengan kobaran api yang sesungguhnya. Namun, itu tidak berarti mengurangi efektifitas pelatihan. Dengan pemodelan 3D beresolusi tinggi dan realistis, pengalaman yang dirasa akan sama persis dengan kondisi sesungguhnya. Di dukung dengan berbagai teknologi haptik seperti setelan khusus yang mengeluarkan panas dan sistem nosel yang bereaksi berdasarkan lingkungan virtual, teknologi VR memiliki kapasitan untuk memberikan pengalaman realistis sepenuhnya layaknya berinteraksi dengan api sungguhan.


Virtual Reality menjadikan pelatihan lebih hemat biaya, efisien, dan tanpa risiko cidera

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !


Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami