Amazon saat ini terus berinvestasi khususnya pada furniture, dengan aplikasi belanja barunya “Showroom” memungkinkan pelanggan dapat memvisualisasikan berbagai sofa dan bahan rumah tangga lainnya, termasuk barang yang dijual dengan merek label Amazon.

Dengan aplikasi belanja ini, pengguna dapat mengubah warna dinding dan lantai didalam ruangan virtual, kemudian dapat menukar gambar furniture yang berbeda. Deskripsi produk tersedia di sebelah kanan, sehingga membuat pelanggan tidak bingung dan mudah dalam penggunannya. Pelanggan juga bisa dengan mudah menambahkan furniture langsung kedalam keranjang bila ingin membelinya.

Sebelumnya, Amazon sudah mengeluarkan aplikasi serupa pada November 2017, aplikasi sebelumnya yaitu memungkinkan palanggan dapat masuk melihat bagaimana pemanggang roti dan mesin pembuat kopi akan terlihat di meja dapur seperti asli.

Pada bulan yang sama, Amazon sudah merilis dua merek furniture label pribadinya dengan nama Rivet dan Stone & Beam. Bulan Selanjutnya, Amazon merilis merek selanjutnya yang disebut dengan Rumah Ravenna.

Kemudian bulan September tahun lalu, Amazon merilis fitur rekomendasi baru yang disebut dengan Scout, dimana Scout dapat menunjukan gambar produk dalam kategori furniture, dekorasi rumah, pencahayaan dapur, rumah makan dan tempat tidur.

The Wall Street Journal menyatakan pada Mei 2017, Amazon sudah membangun empat gudang besar khusus menangani barang – barang furniture besar.

Baca Juga : Potensi Sosial Media AR untuk Marketing dan Branding

Saat ini Amazon sedang berjuang melawan kompetitor lainnya seperti Wayfair, Williams-Sonoma untuk mengambil target pasar industry furniture online di Amerika Serikat, dimana target pasar tersebut senilai dengan $50 milliar. Menurut ahli pemasaran di AS, produk online yang paling cepat berkembang di Amerika adalah furniture.

Kompetitor Amazon lainnya, Walmart sudah mulai memperhatikan pasar industri ini, dan akhirnya sudah merilis situs belanja tahun lalu. Persaingan ketat di alami pada Amazon, tapi nampaknya Amazon akan terus berinvestasi dan berkembang besar di bidang furniture dengan teknologi Augmented Reality.