Perkembangan Internet of Things (IoT) menjadi topik yang paling menarik akhir-akhir ini. Faktanya, banyak peluang dan tren baru yang kini telah muncul. Ini semua akan berdampak secara signifikan pada pengembangan dan implementasi teknologinya. IoT di prediksi akan membuat perkembangan yang sangat  pesat di tahun 2019 ini.

Berikut ini adalah 6 prediksi perkembangan IoT yang akan terjadi di tahun 2019.

1. Pertumbuhan IoT yang Akan Terus Berkembang, Baik Pada Perangkat, Data, dan Investasi

prediksi perkembangan IOT

Menurut IDC, nilai investasi akan mencapai 1 triliun dollar pada tahun 2020. Ini akan membantu dalam pendanaan tingkat pertumbuhan tahunan 30% hingga tahun 2023. Dan diharapkan pada tahun 2019 tingkat kesadaran konsumen tentang IoT akan terus bertambah.

2. Peluncuran Jaringan 5G

prediksi perkembangan IOT

Banyak perangkat IoT yang mengandalkan jaringan bertenaga data rendah seperti NB-IoT dan Cat-M. Tetapi jaringan 5G akan memiliki efek besar pada aplikasi IoT high-end yang terkait dengan robotika dan otomatisasi, Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), serta Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML).

Menurut Warren Chaisatien, direktur pemasaran IoT di perusahaan Erricsson, 5G akan meningkatkan kemampuan komputasi edge secara kognitif. Hal ini sangat penting untuk diterapkan pada beberapa aplikasi seperti, self-driving pada kendaraan dimana komputasi harus diterapkan sedekat mungkin dengan perangkat untuk meminimalisir kesalahan pengambilan keputusan.

Pada akhirnya akan semakin banyak industri yang menerapkan teknologi 5G ke dalam arsenal bisnis mereka di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, transportasi, pelayanan masyarakat, “smart city” dan lainnya.

3. Peningkatan Sistem Keamanan di Perangkat

prediksi perkembangan IOT

Semakin meluasnya penggunaan dan peningkatan jumlah perangkat IoT, maka secara otomatis meningkatkan kerentanan tingkat keamanan. Akibatnya semakin banyak serangan dan kerusakan dalam segala hal. Mulai dari rumah pintar dan instalasi berkeamanan tinggi milik pemerintah maupun perusahaan lainnya.

Sistem keamanan yang lemah pada perangkat IoT dimanfaatkan oleh para peretas untuk melakukan kejahatan di dunia maya. Diharapkan nantinya akan ada lebih banyak sistem keamanan yang baik untuk perangkat IoT, router, dan jaringan WiFi.

4. Prediksi Meningkatnya Penggunaan IoT Oleh Vendor Besar

vendor iot jakarta

Pengamat seperti Data Art berharap akan semakin banyak perusahaan besar yang mendominasi pasar IoT pada tahun 2019. Disaat  Vendor besar seperti Amazon Web Serivices, Microsoft dan Google yang semakin meningkatkan performanya di pasar, masih banyak beberapa vendor kecil yang bertahan di zona nyaman mereka.

Diharapkan nanti akan semakin banyak vendor kecil yang mengikuti jejak vendor besar yang sudah sukses di pangsa pasar.

5. Beberapa Pengguna yang Menyerah Pada IoT

start up menyerah pada iot

Pada saat yang sama, banyak perusahaan yang menyadari ketidaksiapan mereka menghadapi pasar IoT. Seperti yang dilakukan oleh perusahaan GE yang sudah melepas platform Predix IoT-nya. Perusahaan yang lebih kecil masih harus fokus pada relung seperti pergerakan data, tantangan spesifik industri, dan jenis perangkat tertentu.

Analisys Mason berharap vendor kecil mampu menghadapi pilihan tersulit untuk mendukung IoT. Menurutnya banyak vendor kecil yang terhambat karena keterbatasan dana untuk berinvestasi hingga akhirnya tidak kuat bersaing, bahkan memilih berinvestasi di tempat lain.


Ingin merasakan manfaat dari teknologi IoT untuk bisnis Anda?

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !

Mulai Konsultasi

Baca juga:  AR dan VR Manufaktur: Meningkatkan Produktifitas dan Keselamatan Kerja

6. Kurangnya Tenaga Ahli

vendor iot jakarta

IDG Connect melaporkan bahwa lebih dari dua per tiga perusahaan tidak mampu memperkerjakan tenaga ahli Iot yang dibutuhkan. Dan laporan Experis Tech Cities Job Watch mengatakan bahwa permintaan akan tenaga kerja yang berketrampilan IoT semakin bertambah karena besarnya peningkatan perangkat IoT yang terhubung. Besarnya permintaan jumlah tenaga ahli ini jelas menjadi peluang tersendiri dalam karir hingga satu dekade ke depan, bahkan lebih.