Taman hiburan VR (Virtual Reality) baru kini telah dibuka untuk umum di kota Nanchang, ibukota Provinsi Jiangxi di Cina timur, yang kini telah menarik ribuan pengunjung setiap harinya.

Taman ini memiliki lahan seluas 13.000 meter persegi dan mampu menampung 120 set peralatan hiburan VR canggih yang diimpor dari Amerika Serikat, Jerman, Inggris, dan Swiss.

“Dengan mengenakan perangkat VR, pengunjung dapat merasakan permainan yang seru dan mengasyikkan, seperti penjelajahan di dasar laut, terbang di langit, dan melakukan bungee jumping di hutan,” kata Wang Xiaoqing, wakil manajer umum taman tersebut.

taman hiburan vr

“Kami merasakan pengalaman yang benar-benar imersif. Rasanya seperti kami benar-benar berada di sana,” kata Wang Shicheng, salah satu pengunjung yang membawa anaknya ke taman hiburan dan memainkan permainan VR termasuk menyelam di bawah laut dan pesawat ruang angkasa.

“Hanya ada beberapa taman hiburan VR dengan skala besar seperti ini di China,” kata Wang Cuifang, seorang profesor industri VR dengan Universitas Keuangan dan Ekonomi Jiangxi.

Wang mengatakan bahwa dengan mengandalkan teknologi VR yang terus diperbarui, industri hiburan VR memiliki potensi pasar yang sangat besar.

Di bulan November tahun lalu, museum sains dan teknologi Virtual Reality / Augmented Reality dibuka untuk umum secara gratis di Nanchang, dengan tujuan untuk mempopulerkan teknologi VR. Pengunjung dapat menemukan penerapan teknologi VR di berbagai bidang, seperti pendidikan, pameran dan otomotif.

Provinsi Jiangxi mulai meluncurkan basis industri VR pertama di Cina sejak tahun 2016, dan kota Nanchang kini telah menawarkan lebih dari 200 perusahaan terkait VR.

Nanchang menjadi tuan rumah Konferensi Dunia di bulan Oktober tahun 2018 yang membahas tentang Industri VR dan menampilkan segala hal yang berkaitan teknologi VR, produk VR terbaru, kecerdasan buatan dan teknologi 5G.

Sebelumnya, telah dibuka juga taman hiburan VR lainnya yaitu Oriental Science Fiction Valley yang berlokasi di Guizhou, Cina.

Dengan luas 330 hektar, taman ini berisi 35 wahana realitas virtual, termasuk tur pesawat ruang angkasa, roller coaster virtual, dan shooting game.

taman hiburan vr

Chen Jianli, Ketua Eksekutif Oriental Science Fiction Valley menambahkan “kini ada persaingan ketat di pasar taman hiburan. Kami berusaha memberi pelanggan pengalaman baru dengan menggabungkan teknologi modern seperti VR dan [augmented reality] dengan fasilitas rekreasi tradisional, dan bagian “sci-fi” merupakan hal yang penting karena perasaan dan pengalaman yang diciptakannya. ”

Oriental Science Fiction Valley adalah yang pertama menggunakan VR di semua daya tariknya, sementara berbagai taman hiburan di Amerika Serikat, mulai mengadopsi teknologi ini untuk sejumlah kecil wahananya.

Baca juga: Pengalaman VR Sepenuhnya dan Tak Terlupakan di VR Zone Shinjuku. Indonesia harus punya ini!!

Industri VR di China telah mengalami pertumbuhan yang cepat dalam beberapa tahun terakhir. Pasar VR di negara tersebut meningkat 164 persen dari tahun-ke-tahun hingga kini mencapai 16 miliar yuan di tahun 2017. Menurut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, pasar ini kemungkinan akan melampaui 90 miliar yuan di tahun 2020.