Para ahli memprediksi penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) akan semakin ramai di tahun 2020. Bahkan,  Pengusaha akan semakin membidik pemakaian teknologi AR untuk meningkatkan pengalaman konsumen dan menggaet lebih banyak pelanggan. Kampanye pemasaran digital menggunakan teknologi AR memang sangatlah efektif, dengan keterlibatan audiens rata-rata 75 detik, jauh melampaui media pemasaran konvensional yang hanya 2,5 detik saja.

Terbukti, dengan banyaknya brand ternama yang semakin giat menggunakan teknologi AR untuk pemasaran mereka, mulai dari Starbucks, Nike, hingga Coca-cola.

Selengkapnya: 15 Brand Ternama yang Menjadi Bukti Sukses Marketing dan Branding AR

Teknologi AR sendiri menjadi andalan baru untuk menambah keterikatan di bidang kampanye pemasaran digital. Secara umum, AR merujuk pada teknologi yang menambahkan dimensi lain terhadap cara kita memandang dunia dengan meletakkan informasi ke dalam apa yang kita alami saat ini dalam bentuk visual, suara dan pengalaman inderawi lainya.

Secara singkat, teknologi AR bekerja dengan menggabungkan benda maya yang dibentuk oleh komputer ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi. Proses kerja berlanjut dengan proyeksi benda maya tersebut dalam waktu nyata. Hasilnya, obyek menjadi terasa lebih hidup, menjadikannya daya tarik tersendiri bagi konsumen atau calon pelanggan.

Tidak seperti Virtual Reality (VR) yang memanipulasi indera pengguna seolah memasuki dunia lain, AR tetap membuat Anda berpijak pada dunia nyata saat ini. Berkat efek kekinian dan inovatif tersebut, sektor pemasaran dan branding nasional seringkali menggunakan teknologi AR.

Potensi AR marketing di Indonesia bisa dibilang sangatlah besar untuk saat ini karena belum banyak perusahaan yang memahami tentang teknologi AR. Dengan penerapan yang tepat dan efektif untuk masing-masing sektor, teknologi ini bisa diandalkan sebagai senjata utama dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang konsisten dan signifikan.

Salah satu contoh penerapan kampanye pemasaran digital dengan teknologi AR yang layak dijadikan contoh adalah GERM CRISIS, sebuah Interactive Motion Game yang kami buat untuk PT. KAO Indonesia.

Selain menghibur, GERM CRISIS juga mendidik masyarakat mengenai cara mengetahui lokasi kuman membandel melalui game interaktif. Cara memainkan game ini cukup mudah. Pemain cukup menggosok-gosok bagian tubuh tertentu dengan benar sebagai cara membantu Captain Guard untuk melawan kuman-kuman yang membandel.

Baca juga: Walmart Buktikan Bahwa Pelatihan Simulasi VR Dapat Selamatkan Jiwa

Kemudian, pemain dapat bermain dan memilih avatarnya masing-masing. Avatar tersebut akan mengikuti gerakan dari pemain selama mereka membersihkan badan. Game ini sangat menarik dan sangat cocok untuk dimainkan oleh anak-anak. Mereka dapat menikmati interaksi digital dan fisik dengan porsi yang pas. Tidak hanya menikmati konten yang tersaji di layar secara pasif, mereka dapat aktif bergerak sehingga bagus untuk fisik mereka.

Teknologi AR juga dapat merevolusi pengenalan katalog produk Anda, dan luar biasanya lagi dapat disajikan melalui kartu nama, semua detail produk dan layanan bisnis Anda bisa di akses dengan lengkap. Segeralah mengambil hati calon konsumen melalui katalog produk yang “hidup” melalui teknologi AR.

Berikut contoh kartu nama bisnis dengan memanfaatkan teknologi AR yang kami kembangkan untuk PT. TBM, dan bisa kami rancang khusus untuk bisnis Anda juga.

Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk portfolio kami selengkapnya

Anda bisa membawa teknologi AR lebih jauh lagi dengan mengajak pengguna mengecek manfaat produknya. Caranya adalah dengan mengizinkan mereka meletakkan produk di lingkungan tertentu untuk melihat apakah produk tersebut cocok atau berfungsi untuk mereka.

Cara seperti ini memberikan mereka pengalaman “coba sebelum membeli” yang lebih terpercaya. Calon pembeli pun dapat merasakan pengalaman membeli yang lebih realistis. Sektor penjualan perabotan, makeup dan pakaian sangat cocok memanfaatkan teknologi AR untuk meyakinkan calon pembeli.

Dengan beragam kelebihan teknologi AR di atas, Anda tetap harus memperhatikan ketepatan pemakaian inovasi tersebut bagi pemasaran produk Anda. Jangan sampai menerapkan teknologi AR ke dalam strategi pemasaran Anda hanya karena merasa hal tersebut harus dilakukan atau karena semua orang melakukannya. Pastikan Anda mengetahui dengan betul akan seperti apa uniknya pemasaran Anda nanti jika memakai teknologi AR, terutama dari sisi audiens.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan team yang sudah berpengalaman dalam penerapan teknologi AR untuk bisnis, dan kami siap 7×24 jam untuk melayani dan memberikan solusi bagi bisnis Anda.


Augmented Reality media efektif untuk pemasaran dan branding bisnis Anda

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !