majalah augmented reality

Anda pasti pernah melihat koran seperti yang ada di dalam film Harry Potter, gambar yang bisa bergerak-gerak. Menarik sekali bukan ? Sekarang ini berkat kemajuan dari teknologi AR, koran ajaib tersebut sudah bisa kita nikmati dalam kehidupan nyata lho, yang dikenal sebagai majalah augmented reality.

Perkembangan Augmented Reality

Seperti dijelaskan Hohlfeld, dalam tulisannya “Augmented Reality: the Next Big Thing?” yang dimuat di The Idaho Business Review (2017) menjelaskan bahwa AR merupakan sistem yang dapat memberikan informasi ke seting dunia nyata. AR memungkinkan pengguna dapat memasukkan rancangan bangunan yang akan dibuat, seperti melihat keluar jendela virtual, memeriksa dinding bangunan secara virtual, atau melihat rencana saluran air secara nyata. Hal tersebut sudah dapat dilakukan pada saat ini dengan menggunakan kacamata AR.


Pada edisi November 2018, Majalah National Geographic merilis sebuah majalah Augemented Reality. Sesuai dengan penamaan headline-nya, “Building A Better Athlete”, sampul majalah NatGeo tersebut menampilkan kolam renang beserta video perenang yang bergerak lincah. Tampilannya sebegitu nyata seakan-akan ada dunia kecil di sampul majalah itu. Cek video di atas untuk selengkapnya.

Augmented Reality bisa diterapkan dalam banyak fungsi termasuk marketing, majalah, game, GPS, dan sebagainya. Teknologi ini kemudian berkembang sampai bisa secanggih sekarang.

Majalah Augmented Reality terbitan National Geographic bukan yang pertama diterbitkan. NatGeo juga pernah menerapkan augmented reality di tahun 2009, mengkombinasikan geolocation dan fotografi untuk menunjukkan lokasi, konstelasi, review restoran, dan informasi kejahatan lokal.

Aplikasi AR bisa dikatakan sebagai media baru periklanan yang informatif bagi perusahaan yang menerapkannya. Penerbit tak hanya boleh membebani biaya penempatan di majalahnya, tapi juga membebani biaya kepada perusahaan yang ingin tampil dalam iklan versi AR.

Selain majalah AR NatGeo, majalah-majalah lain pun sudah menerbitkan isu tentang augmented reality. Tujuannya, meningkatkan pengalaman majalah cetak tradisional dengan bantuan web-based video atau media elektronik lainnya. Simak dibawah ini beberapa contohnya:

1. Iklan Augmented Reality Edisi Liburan: InStyle

Majalah InStyle, menjahit teknologi augmented reality dan periklanan untuk edisi holiday gift guide di bulan Desember dalam bentuk 3D. Inisiatif bernama “Gifting in 3D” ini menampilkan kotak hadiah 3D yang muncul di layar komputer pembaca ketika login online dan mengarahkan section “Gifting in 3D” ke webcam. Kotak akan ‘membuka’ konten branded video dari lusinan pengiklan. Pun ada fitur penawaran undian dan fungsi “click-to-buy”. Benar-benar fitur yang bukan hanya entertaining, melainkan juga engaging.

2. Cover 3D Interactive: Popular Science

Dengan hanya memegang sampul pada edisi Maret, di kios-kios berita hari ini, hingga web camera, iPhone atau smartphone, pengguna akan dapat melihat pratinjau Zoom secara virtual dan menemukan fitur dan manfaatnya dengan mengarahkan majalah ke logo tertentu. Dengan menggerakkan ikon tablet bolak-balik di sudut layar pengguna akan dapat berinteraksi dengan aplikasi 3D Google Maps dan antarmuka YouTube.


Jadikan majalah Anda lebih hidup, dan tingkatkan angka penjualannya dengan teknologi Augmented Reality

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !

Mulai Konsultasi

Baca juga: 7 Prediksi Teknologi VR Yang Kini Telah Menjadi Kenyataan

3. Suasana Perang dalam 3D Interactive: Future US

Majalah AR gaming pernah diterbitkan oleh Future US, tepatnya bulan Desember 2009. Future US merilis edisi “Official Xbox Magazine and Playstation: The Official Magazine”, yang menampilkan advertising campaign yang menampilkan suasana perang dalam 3D interactive.