Setiap bisnis membutuhkan branding. Branding adalah suatu cara dan strategi untuk menanamkan image dan citra suatu produk, merek hingga bisnis di benak target konsumen hingga masyarakat secara keleluruhan. Sehingga dengan dilakukannya branding, diharapkan merek bisa senantiasa di ingat oleh audiens dalam jangka waktu yang lama. Nah! Ternyata media branding dengan Augmented Reality (AR) telah menjadi trend dan dilakukan oleh banyak brand-brand besar lho.

Mulai dari Starbucks, Adidas, Burger King, Coca-Cola, dan banyak lagi brand lainnya yang telah menerapkan teknologi Augmented Reality sebagai tools untuk branding dan raih sukses. Untuk di Indonesia sendiri, salah satu contohnya adalah OPPO. Kami membuat 3 aplikasi AR untuk penyelenggaraan event Pre-Launching RENO, seri terbaru dari OPPO.

Pertama adalah sebuah game AR artistik dimana pemain ditugaskan untuk mengumpulkan huruf RENO. Setelah terkumpul bisa memilih background sesuai keinginan, kemudian bisa disimpan dan jadikan sebagai wallpaper atau dibagikan ke media sosial. Aplikasi AR berikutnya untuk product knowledgement yang menampilkan detail dari bagian-bagian smartphone RENO lengkap dengan video penjelasannya masing-masing. Dan yang terakhir adalah AR invitation Pre-Launch yang diberikan khusus kepada mereka yang melakukan Pre Order OPPO RENO Series.

Bagaimana Branding Augmented Reality Bekerja?

Teknologi AR adalah media interaktif serta menarik perhatian karena kesan Hi-Tech yang diberikannya. Dan mengingat penggunaan teknologi ini untuk branding bisnis di Indonesia belum seluas dan sebanyak di luar Negeri, menjadikannya sebagai hal baru yang tentu menarik minat masyarakat yang melihatnya.

Untuk menjaring kerumunan dan menghasilkan leads atau calon pelanggan secara massive, momentum yang paling tepat untuk menggunakan teknologi AR untuk branding bisnis Anda adalah ketika mengikuti event, khususnya event-event besar yang biasa diselenggarakan tahunan di Indonesia. Untuk brand yang berkaitan dengan property bisa mengikuti Indo Build Tech, atau untuk brand otomotif bisa berpartisipasi di Event GIIAS. Begitupun dengan brand lainnya memiliki event tahunannya masing-masing yang bisa Anda manfaatkan dan jadikan peluang untuk dikenal lebih luas lagi.

Baca juga: 15 Brand Ternama ini Jadi Contoh Sukses Dalam Penerapan Marketing AR

Seperti contohnya yang dilakukan BOSCH, salah satu suplier komponen otomotif terbesar pada event GIIAS 2019 di Indonesia. Kami membuat sebuah game interaktif dengan teknologi AR yang dilengkapi sensor kinect. Respon pengunjung sungguh antusias untuk memainkan game ini.

Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk project kami selengkapnya

Memang, masing-masing brand memiliki ciri khas dan pembedanya masing-masing, sehingga dibutuhkan teknologi dan konten AR yang benar-benar dipersonalisasikan sesuai dengan bisnis Anda. Jika Anda tertarik untuk menggunakan teknologi AR untuk branding bisnis namun tidak tahu harus mulai dari mana, jangan khawatir! MonsterAR akan memberikan solusi untuk kebutuhan branding bisnis Anda. Silahkan hubungi kami segera dengan klik tombol di bawah ini.


Augmented Reality tingkatkan brand image dan angka penjualan produk Anda

Hubungi kami sekarang juga, konsultasi GRATIS !